A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Tambal Jalan dengan Paving Block hanya Sementara - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Kaltim

Tambal Jalan dengan Paving Block hanya Sementara

Selasa, 26 Februari 2013 21:40 WIB
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Beberapa ruas jalan yang berlubang di Samarinda ditambal dengan paving block. Hal ini menjadi pertanyaan warga dan PU Kaltim yang diungkapkan dalam diskusi bulanan bertema "Pembangunan Infrastruktur di Kaltim tahun 2013" di kantor Dinas Kominfo Kaltim beberapa saat lalu. Penambalan dengan paving block ini banyak di jumpai di sepanjang Jl Ahmad Yani, Samarinda Utara.

Seperti diketahui,  paving block ini biasanya dijumpai dijalan - jalan perumahan atau taman - taman kota. Paving block memiliki kelebihan dan kekurangan tertentu. Keuntungan dari paving block yaitu, material ini mudah dipasang dan tidak memerlukan alat berat serta dapat diproduksi secara masal.

Pemeliharaannya pun mudah dan dapat dibongkar dan dipasang kembali. Namun paving block juga memiliki kelemahan, yaitu mudah bergelombang bila pondasinya tidak dipasang dengan kuat. Material ini juga kurang cocok untuk dipasang di lahan yang dilalui kendaraan berkecepatan tinggi. Sehingga paving block hanya cocok untuk dipasang di lahan yang dilalui kendaraan berkecepatan rendah saja misalnya lingkungan permukiman dan perkotaan yang padat.

Diakui Nawawi, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Dina Marga dan Pengairan (DBMP) Samarinda, hal itu memang proyek DBMP yang dikerjakan UPTD.

"Sementera ini memang lubang - lubang kecil kita tangani oleh UPTD. Kalau agak besar baru masuk ke pemeliharaan. Jadi ada prosinya. Memang saudah pernah ditanyakan provinsi kenapa menambal jalan dengan paving. Kita pakai paving itu hanya sementara. Tapi kan kelihatan sekarang, setelah ditambal dengan paving kan tidak ada rusak," katanya.

Pertimbangan menggunakan paving menurutnya, selain lebih cepat mengatasi lubang, pemakaian paving juga lebih praktis tahan lama bila dibandingkan dengan sistem tambal sulam.

"Nanti kalau lubangnya bertambah lebar, gali sedikit paving lagi, kan mudah. Itu tahan karena paving yang kita gunakan itu yang kuat, yang K-250," katanya.

Untuk daerah basah lanjutnya, paving memang tidak akan seawet di jalanan yang kering. Dan memang tidak semua jalanan bisa dipakai paving. Sejauh ini, pihaknya hanya menggunakan paving untuk lubang jalan berukuran kecil dengan diameter antara 1 - 2 meter.  

"Ya memang begitu, dengan lubang yang tidak terlalu lebar. Kalau untuk kedalamnya, tidak masalah karena masih ditambahi dengan agregat," katanya. (*)
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Sumarsono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas