A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Peringatan Earth Hour di Samarinda Dipusatkan di Kantor Gubernur - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 29 Agustus 2014
Tribun Kaltim

Peringatan Earth Hour di Samarinda Dipusatkan di Kantor Gubernur

Rabu, 20 Maret 2013 20:37 WIB
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Pelaksanaan Earth Hour yang akan berlangsung di Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (23/3) mulai pukul 20.30 sampai 21.30 mendatang, diharapkan dapat menjadi gaya hidup masyarakat. Demikian diungkapkan Kepala Cabang PLN Samarinda, Ismail Deu, Rabu (20/3).

Diketahui, Earth Hour merupakan aksi yang dilakukan secara serentak di seluruh dunia, sebagai upaya menekan laju pemanasan global, akibat penggunaan energi fosil. Seperti di kota-kota lainnya, peringatan Earth Hour di Samarinda juga akan ditandai dengan pemadaman listrik selama satu jam.

"Kita berharap erath Hour ini tidak sekedar jadi kegiatan simbolisme. Tapi lebih kepada membudayakan hidup hemat energi kepada masyarakat. Karena, ongkos produksi energi ini sulit dan mahal, jadi perlu dihemat untuk anak cucu kita," ujar Ismail.

Earth Hour, kata Ismail, bukan kegiatan internal PLN. Namun demikian, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipercaya mengelola kelistrikan, peringatan Earth Hour dengan memadamkan lampu salam satu jam sangat berhubungan dengan PLN.

"Bukan PLN yang matikan. Tapi masyarakat sendiri yang memadamkan lampu dan barang- barang elektroniknya yang memang tidak sedang dipakai," jelas Ismail.

Senada dengan Ismail, Tino berharap hemat energi di malam Earth Hour bisa menjadi budaya hidup hemat di masyarakat. "Kita juga sengaja mengundang kaum remaja, karena kaum remaja ini sangat peduli dengan isu-isu pemanasan global, dan dapat berperan aktif dalam isu perubahan iklim," tandas Tino. (*)
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Sumarsono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
153552 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas