A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pemkot Bontang Diminta Tinjau Ulang Warna Seragam Non PNS - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Kaltim

Pemkot Bontang Diminta Tinjau Ulang Warna Seragam Non PNS

Kamis, 4 April 2013 15:36 WIB
BONTANG, tribunkaltim.co.id - Kebijakan Pemkot Bontang membedakan seragam PNS dan pegawai non PNS, di lingkungan Pemkot Bontang dipertanyakan.


Ketua Fraksi Golkar, Nursalam meminta pemerintah mengkaji ulang surat Peraturan Walikota No 59/2013, tentang penetapan warna baju seragam non-PNS yang baru, yakni perpaduan warna kuning dan orange. "Kalau bisa rencana pemerintah membedakan seragam non PNS ditinjau ulang, jangan sampai menimbulkan kesan diskriminatif," ujar Nursalam, saat mendatangi kantor Tribun, Kamis (4/4) siang ini.


Ia mengatakan, sejak wacana pembedaan seragam non-PNS bergulir, pihaknya mendapat banyak keluhan dari pegawai non-PNS. Intinya, para pegawai honorer tersebut, mengaku khawatir dengan seragam baru mereka yang hampir mirip dengan warna baju petugas kebersihan alias pasukan kuning. "Saya suarakan ini karena, memang faktanya banyak pegawai honorer yang tidak terima dengan warna seragam baru mereka yang mirip pasukan kuning," katanya.


Menurut Salam, keluhan para pegawai honor tersebut tidak bisa diabaikan karena bisa berdampak buruk bagi sekitar 800-an pegawai non PNS. Selain perasaan minder malu, kebijakan ini bisa memicu diskriminasi di tempat kerja. "Kalau begini yang justru pemerintah karena bisa saja kinerja pegawai non-PNS makin menurun," paparnya.
Penulis: Udin Dohang
Editor: Fransina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas