Rabu, 10 Juni 2026

liga Italia

Wasit, Biang Kekalahan Inter

Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni, geram dengan kepemimpinan wasit Andrea Gervasoni pada laga melawan Atalanta.

Tayang:
Editor: Adhinata Kusuma
zoom-inlihat foto Wasit, Biang Kekalahan Inter
AFP PHOTO / GIUSEPPE CACACE
Reaksi Pelatih Inter Milan Andrea Stramaccioni dalam laga Serie-A antara timnya melawan Atalanta di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (7/4/2013). Inter akhirnya kalah 3-4.

MILAN, tribunkaltim.co.id —-Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni, geram dengan kepemimpinan wasit Andrea Gervasoni pada laga melawan Atalanta di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu atau Senin (8/4/2013) dini hari WIB.

Inter menelan kekalahan 3-4 setelah sempat lebih dulu unggul 3-1. Stramaccioni pun memfokuskan kritiknya pada gol kedua Atalanta yang diciptakan German Denis lewat titik penalti.

"Penalti itu meragukan? Mari kita katakan saja tidak," ujar Stramaccioni kepada Sky Sports Italiaseusai pertandingan. "Wasit mengambil tanggung jawab besar dengan keputusan ini. Para pemain Atalanta bersiap mengambil tendangan sudut karena mereka tak melihat apa-apa."

"Saya tak berpikir Gervasoni membuat kesalahan. Saya pikir ia mengambil tanggung jawab atas dirinya sendiri dengan melihat sesuatu yang tak terjadi. Ia mengambil tanggung jawab untuk sebuah kejadian yang tak ada."

"Kami berpikir itu pelanggaran Ranocchia. Namun, ternyata itu handsball Samuel meski itu tak mengenai tangannya. Ini sangat luar biasa," keluh Stramaccioni.

"Memang benar kami memiliki masalah dan beberapa kesalahan, tetapi kami tak begitu kuat untuk melawan semua kesalahan wasit."

"Saya telah mengatakan selama setengah musim wasit membuat kesalahan, tetapi saya takkan mengatakan itu lagi. Saya orang baru di Serie-A. Saya datang entah dari mana dan mereka mungkin mengirim saya kembali ke sana pada akhir musim. Saya merasa bahwa tak mungkin wasit memberikan hadiah penalti seperti itu," lanjut Stramaccioni.

Pada saat tertinggal 3-4, Inter nyaris menyamakan kedudukan jelang pertandingan berakhir melalui sepakan Andrea Ranocchia. Namun, apa daya, dari jarak satu meter, Ranocchia gagal memaksimalkan umpan silang Fredy Guarin.

Mengenai peluang emas itu, Stramaccioni enggan menyalahkan Ranocchia. "Ketika sesuatu berjalan salah, semuanya menjadi salah," pungkasnya.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved