Geliat-Urbanlife
Dibagi-bagi ke Sanak Keluarga
Barang yang tidak digunakan selain disimpan dalam gudang, juga ada yang memberikan kepada keluarganya.
Penulis: Samir | Editor: Fransina Luhukay
Seperti yang dilakukan Fitriani. Ia mengaku, setiap barang yang dimiliki namun tidak lagi digunakan sementara dimasukkan di gudang. Namun bila ada keluarga yang meminta maka akan diberikan barang tersebut. "Seperti tas atau baju. Kalau ada keluarga yang meminta, diberi saja. Daripada disimpan tidak dipakai lagi kan mubazir," jelasnya.
Namun barang-barang yang sudah rusak tambahnya, disimpan di gudang. Ia beranggapan, meski barang tersebut sudah rusak, masih bisa diperbaiki. Ia menyatakan, barang bila dilakukan perbaikan ongkosnya hampir sama bila membeli barang yang baru.
Fitriani mengatakan, barang-barang yang sudah tidak dipakai dan belum sempat diberikan kepada keluarganya, sementara waktu di simpan di gudang maupun di lemari. Untuk gudang sendiri tambahnya, digunakan rata-rata barang yang sudah tidak digunakan lagi ataupun yang sudah rusak.
Untuk pemeliharaan gudang biasanya dilakukan sebulan sekali. Hanya membersihkan lantai dan mengepel agar tidak kotor. "Kalau ada barang yang sama sekali rusak, maka harus dibuang daripada menumpuk di gudang," tambahnya.(*)