A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pencoblosan 25 April, Warga Bisa Gunakan KTP dan KK - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Kaltim

Pencoblosan 25 April, Warga Bisa Gunakan KTP dan KK

Kamis, 18 April 2013 14:07 WIB
Pencoblosan 25 April, Warga Bisa Gunakan KTP dan KK
PENAJAM, tribunkaltim.co.id -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat menyetujui penggunaan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK), dalam pencoblosan calon bupati dan wakil bupati 25 April mendatang dalam Pemilukada Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).


Persetujuan ini juga berdasarkan hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 85/PUU- X/2012 tanggal 13 Maret 2013 tentang penggunaan KTP dan KK bagi warga yang tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).


Surat edaran KPU nomor 186/KPU/III/2013 perihat penjelasan tindak lanjut putusan MK nomor 85/PUU-X/2012 yang ditandatangani Ketua KPU Husni Kamil Manik tertanggal 27 Maret 2013.


Dalam surat edaran itu dkatakan bahwa, sehubungan dengan putusan MK bernomor 85/PUU- X/2012 tanggal 13 Maret 2013 yang mengadili perkara pengujian UU nomor 32/2004 tentng pemerintahan daerah dan terkait penyelenggaraan pemilukada khususnya tahapan pemungutan dan perhitungan suara di TPS, dengan ini disampaikan bahwa pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, DPS, DPSHP, DPSHP akhir dan DP4 dapat memberikan suaranya dengan ketentuan, menunjukan KTP dan KK yang masih berlaku atau sama sejenisnya.


"Kedua penggunaan hak pilih tersebut hanya dapat dilakukan di TPS yang berada di RT/RW atau nama sejenisnya sesuai dengan alamat yang tertera di dalam KTPnya. Ketiga adalah, sebelum menggunakan hak pilihnya, yang bersangkutan terlebih dahulu mendaftaran diri pada KPPS setempat," ungkap Ketua KPUD PPU, Andi Arfin saat membacarakan surat edaran KPU Pusat, Kamis (18/4).


Selain itu kata Arfin, dalam memberikan suara dilakukan dalam waktu satu jam sebelum selesainya pemungutan suara di TPS. Bagi pemilih yang menggunakan hak pilih sebagaimana tersebut di atas kata Arfin, maka akan dicatat dalam formulir C1-KWK pada kolom pemilih dari TPS lain dan dicatat juga pada formulir C3. C3 ini mengenai pernyataan keberatan saksi dan kejadian khusus yang berhubungan dengan hasil pemungutan suara dan perhitungan suara pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepada daerah di TPS.
Penulis: Samir
Editor: Fransina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas