Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026

Pieter Rumaropen Pantas Dihukum Seumur Hidup

hukuman seumur hidup bagi gelandang Persiwa Pieter Rumaropen, sudah tepat.

Tayang:
JAKARTA, tribunkaltim.co.id - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin, menilai hukuman seumur hidup bagi gelandang Persiwa Pieter Rumaropen, sudah tepat. Menurutnya, Komisi Disiplin PSSI telah bertugas dengan baik dengan menjatuhkan sanksi itu.

Pieter dihukum seumur hidup setelah memukul wasit ketika timnya melawan Pelita Bandung Raya pada lanjutan Indonesia Super League (ISL), Minggu (21/4/2013). Gelandang asal Papua itu pun menyatakan akan banding atas keputusan tersebut.


"Kasus ini juga bisa jadi contoh kepada pemain lain bahwa mereka harus bisa bersikap santun dan menjujung tinggi azas fairplay di atas lapangan. Jangan sampai tindakan brutal ini terulang lagi," ucap Djohar di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (25/4/2013).


Djohar mengatakan PSSI akan terus mengawal agar para pemain maupun ofisial tim atau pun pertandingan bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Ia pun menjamin kasus Pieter tidak terulang lagi di masa depan.


Ditambahkan Djohar, dirinya juga meminta kepada para manajer dan pelatih untuk bisa mendidik pemain-pemainnya. Selain itu, ia juga berharap agar setiap perangkat pertandingan lebih konsentrasi lagi saat memimpin sebuah laga.


"Jangan sampai mereka menjadi sasaran emosi para pemain yang tidak puas terhadap keputusan yang diambil wasit," kata Djohar.


Kasus pemukulan ini tak hanya menyebar di Indonesia, tapi juga sampai ke luar negeri. Beberapa situs luar negeri, termasuk Guardian dan The Sun, menurunkan berita pemukulan itu plus videonya.


Menanggapi hal itu, Djohar mengatakan, "Justru dengan hukuman yang layak seperti ini (menghabisi karier Romaropen) bisa menjawab keraguan pihak-pihak luar terhadap kami," tegas Djohar.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved