A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Lakukan KDRT, Wawali Magelang Dihukum 45 Hari Penjara - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Tribun Kaltim

Lakukan KDRT, Wawali Magelang Dihukum 45 Hari Penjara

Selasa, 30 April 2013 19:17 WIB

MAGELANG, tribunkaltim.co.id    Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Magelang, Jawa Tengah,  menjatuhkan vonis hukuman 1,5 bulan (45 hari) kurungan kepada Wakil Wali Kota Magelang Joko Prasetyo, atas perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Siti Rubaidah.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa, yakni dua bulan penjara. Hakim Ketua, M. Yulman menyatakan, berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan KDRT yang dilakukan suami terhadap istri.

"Hal ini sebagaimana diatur dalam dakwaan primer pasal 44 ayat (1) tentang penghapusan KDRT," tandas Yulman, didampingi Hakim Anggota Ratriningtias dan Husnul Khotimah, Selasa (30/4/2013).

Dikatakan Yulman, beberapa hal yang memberatkan hukuman, antara lain karena terdakwa sebagai pejabat publik tidak memberi contoh perbuatan yang baik kepada masyarakat. Sedang yang meringankan adalah terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

"Terdakwa juga masih aktif sebagai Wakil Wali Kota Magelang yang dibutuhkan masyarakat Kota Magelang," imbuh Yulman.

Atas perbuatannya itu, lanjut Yulman, terdakwa juga dibebani biaya perkara sebesar Rp 2.500. Sedangkan barang bukti berupa sandal jepit warna hitam akan dimusnahkan.

Atas putusan tersebut, terdakwa Joko Prasetyo menyatakan akan pikir-pikir untuk menjalani hukuman tersebut ataukah mengajukan banding. "Kami akan melangkah dua atau tiga hari ini. Tapi pada dasarnya kami tetap menghormati supermasi hukum yang ada," kata Joko usai persidangan.

Dia mengaku sama sekali tidak merasa kecewa atas putusan itu. Namun demikian, dia menyayangkan jika persoalan hukum ini justru ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu.                            

Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
180551 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas