Demo Buruh Berau Nyaris Anarkis
Sedikitnya ada enam unit sepeda motor yang mencoba menerobos barisan polisi
TANJUNG REDEB, tribunkaltim.co.id - Para buruh yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pekerja Buruh Bersatu (Kombes) Berau, juga menggelar aksi di depan kantor PT Berau Coal (PT BC), di Jalan Pemuda, Rabu (1/5/2013). Dalam aksinya, mereka menuntut perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Berau untuk menghapus sistem kerja kontrak atau outsourcing.
Sempat terjadi aksi saling dorong antara aparat kepolisian dengan para buruh yang mencoba memaksa masuk ke kantor PT BC.
Bahkan, Suyadi, Koordinator Lapangan aksi demonstrasi Koalisi Masyarakat Pekerja Buruh Bersatu (Kombes) Berau, sempat meminta pengemudi mobil pick up yang digunakan sebagai pengangkut pengeras suara untuk menerobos barikade polisi dengan menggunakan mobil.
“Kalau pihak kepolisian tidak mengizinkan para buruh untuk masuk, kami akan masuk secara paksa,” kata Suyadi sambil memerintahkan pengemudi mobil untuk menerobos barikade polisi. Perintah yang disampaikan Suyadi secara berulang-ulang itu tentu saja ditolak oleh sang pengemudi mobil.
“Yang dibutuhkan kan cuma pengeras suara, dari sini (jalan) sudah kedengaran kok,” kata sang supir sambil menolak. Karena si pengemudi enggan menuruti permintaannya, Suyadi meminta peserta aksi untuk menggunakan sepeda motor untuk menerobos barikade polisi.
Sedikitnya ada enam unit sepeda motor yang mencoba menerobos barisan polisi. Melihat gelagat yang kurang baik, aparat kepolisian mendekati pengendara sepeda motor untuk mengingatkan agar peserta aksi tidak melakukan aksi anarkistis.
Aksi yang nyaris berujung ke tindakan anarkis itu dipicu oleh ketidakhadiran manajemen PT BC untuk menemui para demonstran. Kabag Ops, Polres Berau terlihat berulang kali menenangkan para demonstran.