Dua Legislator Balikpapan Diusir dari Sidang Paripurna
"Saya heran kenapa semakin dekat dengan akhir jabatan anggota dewan semakin malas. Ini contoh yang tidak baik," ujarnya.
Penulis: Syaiful Syafar |
sidang paripurna istimewa yang digelar di kantor DPRD, Jumat
(10/5/2013).
Sidang
yang mengagendakan penyampaian rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan
Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota tahun anggaran 2012 itu, hanya
dihadiri 35 anggota dewan dari total anggota 44 orang.
Sejak
membuka rapat pukul 10.10, Ketua DPRD Balikpapan Andi Burhanuddin Solong
tampak geram melihat banyaknya kursi yang kosong. Dia pun meminta
protokoler untuk menghitung jumlah kursi kosong tersebut.
"Saya heran kenapa semakin dekat dengan akhir jabatan anggota dewan semakin malas. Ini contoh yang tidak baik," ujarnya.
Selang
beberapa menit, anggota dewan yang terlambat hadir yakni Ketua BK
Syafruddin, Ketua Komisi III Abdullah, dan Ketua Fraksi Patriot Hendro
Nugroho kemudian masuk menempati kursi mereka.
"Ini ketua-ketua semua Pak Rizal," ujar ABS di depan Walikota Rizal Effendi.
Rapat
kemudian dilanjutkan kembali. Namun sial bagi dua anggota dewan lainnya
yakni H Sappe (Ketua Fraksi Golkar) dan Abdul Yajid (Ketua Fraksi
PDIP). Mereka baru memasuki ruangan setelah sidang berjalan 35 menit.
Tak pelak, Ketua DPRD langsung mengusir kedua legislator tersebut.
"Silakan Anda keluar, sidang ini sudah berjalan," tegasnya.
Keduanya
pun langsung bergegas meninggalkan ruangan. Usai memimpin rapat, Ketua
DPRD mengatakan dirinya tidak pandang buluh untuk bersikap tegas dan
disiplin. "Saya harus tegas, siapapun dia. Karena sidang itu sudah
jalan," pungkasnya. (*)