Dideteksi Getaran Mirip Jantung di Reruntuhan PT Freeport
Lifepak 3 telah mendeteksi getaran-getaran yang seirama dengan detak jantung manusia.
General Manajer Tambang PT Freeport yang juga mengepalai Tim Penyelamat, Nurhadi Sabirin, di Timika, Sabtu, mengatakan,"Lifepak 3 telah mendeteksi getaran-getaran yang seirama dengan detak jantung manusia."
Menurut dia, tim penyelamat terus berupaya 24 jam tanpa henti
secara cepat mengupayakan penyelamatan sekitar 23 pekerja yang diduga
masih tertimbun dalam reruntuhan fasilitas pelatihan tambang bawah tanah
Big Gossan sejak Selasa (14/5).
Sejauh ini, lima korban tewas telah bisa dievakuasi dari dalam terowongan bawah tanah itu; 10 korban selamat saat dievakuasi, dan seorang sebelumnya bisa meloloskan diri beberapa saat setelah kecelakaan terjadi.
Lokasi runtuhan itu merupakan "ruang kelas" pelatihan di bawah tanah, di Big Gossan, salah satu blok pertambangan PT Freeport Indonesia di sana.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Rozik B Soetjipto, menegaskan, akan menginvestigasi menyeluruh mengungkap penyebab tragedi tersebut. "Kami akan menyiapkan bantuan tenaga ahli internasional dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk melakukan investigasi," kata Soetjipto.
Ia menambahkan, "PT Freeport akan menempuh segala langkah yang
memungkinkan untuk memastikan kasus serupa tidak terulang kembali."