Rabu, 10 Juni 2026

Atlit Sebatik Barat Sumbang 1 Emas

Raihan prestasi dua atlit asal Sebatik Barat ini merupakan aset baru bagi FPTI Kaltim

Tayang:
Editor: Adhinata Kusuma
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Meskipun selama ini berlatih menggunakan fasilitas yang sangat minim, dua atlit panjat  tebing di wilayah perbatasan  asal Kecamatan Sebatik Barat yang memperkuat kontingen Nunukan pada even Kejurda Panjat Tebing Senior dan Junior Nunukan 2013 berhasil  menunjukkan prestasi gemilang setelah masing-masing meraih 1 emas dan 1 perak.

Andini, siswa kelas III SDN 002 Sebatik Barat, anak pasangan Sudirham dan Yanti mengukir sejarah baru dengan meraih medali emas setelah di final mengalahkan sesama kontingen Nunukan Rosi Pratiwi Divayanti yang juga anak kandung Andi Arman, Sekretaris Umum Pengcab FPTI Kabupaten Nunukan.  Medali perunggu di nomor ini diraih Nabila asal Balikpapan.

Sementara untuk medali perak dipersembahkan Jarina Ismail di nomor speed kategori Spider Kid B putri setalah di final harus mengakui keunggulan Azza Nabila asal Samarinda.

Humas KONI Nunukan Farid Amiruddin menilai raihan prestasi dua atlit asal Sebatik Barat ini merupakan aset baru bagi FPTI Kaltim pada umumnya dan Pengcab FPTI Nunukan pada khususnya. Sebab keduanya muncul sebagai calon penerus  para seniornya yang telah lebih dulu mengukir prestasi.

Tidak tanggung-tanggung, Sekum Pengda FPTI Kalimantan Timur Ahmad Subhan memberikan pujian khusus bagi pengcab Nunukan karena menganggap kembali berhasil melahirkan bibit-bibit baru yang sangat potensial.

Manager Tim kontingen Nunukan Dedi Sudianto tak kuasa menahan rasa haru dan gembiranya setelah kedua atlit asal Sebatik Barat tersebut menyumbang medali bagi kontingen Nunukan.

"Bayangkan saja, mereka berlatih dengan fasilitas seadanya dengan jam terbang sangat minim karena belum lama memulai karir mereka sebagai atlit. Bahkan karena tidak punya matras, kami hanya menggunakan tumpukan jerami yang secara bersama-sama kami upayakan mengambil dari tempat yang cukup jauh sebagai sarana penjaga keselamatan atlit,” ujarnya.


Prestasi ini tak lepas adanya dukungan penuh dari Kepala SD 002 Sebatik Barat Martina di samping perhatian yang besar yang ditunjukkan jajaran Pengurus FPTI Kabupaten Nunukan, yang betul-betul peduli dan mau melihat anak-anak tersebut bisa berprestasi maksimal.

“Beliau bahkan sengaja menyempatkan diri hadir langsung ke Nunukan menyaksikan perjuangan anak muridnya,” ujarnya.

Dedi yang juga adalah guru olahraga di Desa Liang Bunyu berharap agar ke depan Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui instansi terkait mau lebih memperhatikan sarana latihan bagi anak-anak yang terletak di wilayah perbatasan di Kecamatan Sebatik Barat maupun di kecamatan lainnya.

Pengurus Pusat FPTI dan Sekum Pengda FPTI Kaltim malah berjanji akan melihat langsung sarana latihan yang sangat minim tersebut dan akan berusaha menjembatani instansi terkait sebagai wujud tanggung jawab meningkatkan prestasi para atlit terutama bagi atlit-atlit baru potensial yang akan menjadi penerus para senior-seniornya.
Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved