Pembangunan Bandara Sepinggan
Lewat Jalan Pintas, Pekerja PT KSO Jatuh
Korban Saftuhi terjatuh akibat turun dari lokasi bekerja menggunakan jalan pintas yang tidak semestinya dilewati.
Tayang:
Editor:
Adhinata Kusuma
BALIKPAPAN,
tribunkaltim.co.id - Penjelasan disampaikan oleh PT Kerja Sama
Operasi (KSO) terkait kasus jatuhnya salah satu pekerjanya dari lantai
tiga, Pintu III pengerjaan pembangunan Bandara Sepinggan Balikpapan,
pada Rabu (23) pukul 17.30 Wita.
Seperti yang dijelasnkan oleh Safety PT KSO, Suhaya mengatakan, semestinya para pekerja yang melakukan pekerjaan diatas atap bangunan, ketika hendak turun harus melalui tangga yang telah disiapkan, dan dilarang kuat untuk melalui jalan lain selain tangga.
"Pada saat terjatuh, korban turun menggunakan ska folding, atau yang biasa disebut dengan andang. Kemungkinan, korban sebelumnya sudah pernah menggunakan andang untuk turun kebawah dan berhasil, karena memang kalau turun melalui itu lebih dekat tidak harus jauh-jauh menuju tangga. Hanya saja, dengan cara itu sangat berbahaya bagi pekerja," jelasnya.
Pihak perusahaan menyebutkan, korban Saftuhi terjatuh akibat turun dari lokasi bekerja menggunakan jalan pintas yang tidak semestinya dilewati.
Seperti yang dijelasnkan oleh Safety PT KSO, Suhaya mengatakan, semestinya para pekerja yang melakukan pekerjaan diatas atap bangunan, ketika hendak turun harus melalui tangga yang telah disiapkan, dan dilarang kuat untuk melalui jalan lain selain tangga.
"Pada saat terjatuh, korban turun menggunakan ska folding, atau yang biasa disebut dengan andang. Kemungkinan, korban sebelumnya sudah pernah menggunakan andang untuk turun kebawah dan berhasil, karena memang kalau turun melalui itu lebih dekat tidak harus jauh-jauh menuju tangga. Hanya saja, dengan cara itu sangat berbahaya bagi pekerja," jelasnya.
KOMENTAR