A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

SPI Kaltim Ikuti Konferensi "La Via Campesiana" - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Kaltim

SPI Kaltim Ikuti Konferensi "La Via Campesiana"

Kamis, 30 Mei 2013 21:47 WIB
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Biro Pengkajian Strategis dan Penguatan serta Konsolidasi Organisasi DPW Serikat Petani Indonesia (SPI) Kalimantan Timur, Hidayaturrachman mengatakan, pihaknya akan mengikuti Konferensi ke-6 "La Via Campesiana" di Jakarta, 6-13 Juni 2013.

"Konferensi La Via Campesiana diikuti 46 negara, termasuk 33 DPW SPI se-Indonesia serta melibatkan 5 ribuan petani yang dipusatkan di TMII Jakarta," kata Hidayat, panggilan akrab Hidayaturrachman.

Sebanyak 11 personel dari DPW SPI Kaltim dipimpin S.Wahyudi akan mengikuti acara langka tersebut, juga dari beberapa daerah yang tergabung di DPC SPI di Kukar dan Kutim maupun lainnya.  "Kami akan memperkenalkan kepada dunia luar dan petani di tanah air, produk unggulan pertanian dari Kaltim, termasuk kehadiran pabrik pupuk organik padat dan cair yang ada di Lamaru, Balikpapan," ungkapnya.

Menurut Hidayat, pertanian merupakan salah satu skala prioritas pembangunan di Kaltim untuk menjadikan daerah ini lumbung pangan di Indonesia.  "Untuk mendukung dan segera mewujudkan program cerdas Pemprov Kaltim itu, kami sebagai pejuang petani yang tergabung di SPI Kaltim akan berupaya keras di bidang pertanian dalam arti luas dan memperjuangkan hak-hak asasi petani melalui konferensi ini," katanya.

Hidayat mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu gerakan perjuangan petani di Kaltim ini, khusnya kepada PT Winda Wijaya yang telah memberikan 11 unit dompeng untuk para petani. Ditambahkan, ada anggota SPI yang memiliki rumah produksi berupa kompos organik dan pupuk cair organik yang justru pemesannya banyak datang dari luar pulau Kalimantan.

Dengan adanya produksi pupuk organik hasil karya putra Kaltim, Hidayaturrahman menyatakan, pemerintah daerah seharusnya membantu para petani dalam pengadaan pupuk organik atau dengan mensubsidinya kepada para petani, sehingga para petani tidak kesulitan pupuk organik. (*/son)
Penulis: Sumarsono
Editor: Sumarsono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
194822 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas