A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Walikota Samarinda Jamin Dana Sertifikasi Guru Aman - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Kaltim

Walikota Samarinda Jamin Dana Sertifikasi Guru Aman

Selasa, 4 Juni 2013 19:20 WIB
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id -  Kekhawatiran sejumlah tenaga pengajar di kota Samarinda terkait belum dibayarkannya dana sertifikasi guru dinilai Walikota Samarinda Syaharie Jaang tidak beralasan.

Hal ini disampaikannya dalam silaturahmi yang diadakan forum Guru Sertifikasi yang diketuai Abubakar Hasan di rumah jabatan Walikota Samarinda, Senin  (3/6/2013) lalu, Jaang menegaskan, Pemkot tidak pernah menahan dana untuk pembayaran sertifikasi guru triwulan pertama tahun 2013 ini dan digunakan untuk pembiayaan kegiatan proyek.

"Saya sempat mendengar ada kabar beredar walikota menahan dana sertifikasi untuk pembiayaan kegiatan proyek pemkot. Saya tegaskan hal itu tidak benar. Karena pekerjaan pembiayaan kegiatan proyek pemkot dibiayai dengan APBD Kota Samarinda sedangkan dana sertifikasi itu dibiayai oleh APBN. Selain itu dari laporan keuangan Pemkot yang saya terima, keuangan pemkot sampai hari ini aman. Sehingga tidak perlu ada kekwatiran di kalangan para guru," tegasnya.

Dikatakan Jaang, permasalahan keterlambatan pembayaran sertifikasi guru di Kota Samarinda murni karena masih ada proses administrasi yang dilakukan mengingat ada guru yang mengalami kenaikan pangkat dan golongan. Sedangkan, besaran dana sertifikasi harus disesuaikan dengan gaji pokok guru yang pangkat dan golongannya naik tersebut.

"Sertifikasi ini pengajuannya kan secara kolektif. Nah, jika terjadi perubahan baik itu golongan kepegawaian atau pun kepangkatan, harus ada revisi supaya ada penyesuaian dana sertifikasi yang diterima guru tersebut," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Ibnu Arabi mengatakan, peran operator sekolahlah yang sangat menentukan karena data input awal dilakukan pihak operator sekolah sehingga jika terjadi perubahan tentu harus cepat disesuaikan.

Terkait masih adanya kekurangan pembayaran di tahun 2010 sampai dengan 2012, Ibnu menjelaskan kekurangan pembayaran di tahun 2010 dibayar pada Desember 2012. Sedangkan, kekurangan di tahun 2011 masih perlu didata ulang untuk yang belum terbayar dengan dana dekonsentrasi tahun 2011 dan akan dibayarkan di tahun 2013 bersamaan dengan kekurangan pembayaran di tahun 2012.

Sedangkan untuk tahun 2013 hanya akan dibayarkan selama 10 bulan sesuai dengan dana yang diajukan kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.

"Jangan menunggu sampai harus diverifikasi ulang baru melengkapi data," katanya.
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas