• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribun Kaltim

Kuota CPNS Tahun 2013 Balikpapan Belum Jelas

Sabtu, 13 Juli 2013 21:59 WIB
Kuota CPNS Tahun 2013 Balikpapan Belum Jelas
tribun kaltim/syaiful syafar
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Balikpapan Tatang Sudirja

BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Informasi terkait jadwal penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2013 belum menemui titik terang. Pasalnya, hingga detik ini Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan masih menunggu panggilan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) guna membahas masalah tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Balikpapan Tatang Sudirja mengatakan, pihaknya sudah mengajukan formasi sebanyak 3.800 orang untuk mengisi kekurangan tenaga PNS. Namun usulan tersebut belum mendapat tanggapan dari tim Kemenpan-RB. Padahal semestinya daftar kuota untuk tiap-tiap daerah di Indonesia sudah disampaikan.

"Sampai sekarang belum ada kabar lagi dari 3.800 tenaga yang kita ajukan. Semestinya bulan Juli ini kita diminta rapat ke Kemenpan, karena kemungkinan pelaksanaan tes itu jatuh di bulan Agustus/September," ujarnya, Sabtu (13/7/2013).

Pemerintah daerah kata Tatang, sulit untuk mendesak mengingat seluruh mekanisme dan regulasi penerimaan CPNS diatur oleh pusat. Apalagi pemerintah pusat sampai hari ini masih memberlakukan moratorium PNS.

Jika merujuk pada data BKD, Kota Balikpapan masih mengalami kekurangan PNS hampir 4.000 orang. Jumlah ini terus diajukan setiap tahun, meski hasilnya masih sangat jauh dari harapan. Pada tahun 2012, Kemenpan-RB hanya memberikan jatah kuota penerimaan jalur umum sebanyak 108 orang. Celakanya, dari jumlah itu yang lulus tes hanya 53 orang.

"Jadi tahun kemarin hanya terisi 53 orang. Itupun sempat kita minta kembali sisanya, khususnya tenaga medis dan tenaga pelaksana, tapi tetap saja tidak bisa," jelas Tatang.

Di sisi lain, kekurangan tenaga ini juga disebabkan karena setiap tahun tercatat ada 150-200 orang yang pensiun. Sehingga menyebabkan posisi yang ditinggalkan menjadi kosong. (*)

Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Fransina
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas