• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Kaltim

Otak Pembunuhan Holly Diduga Orang Dekat

Kamis, 10 Oktober 2013 14:23 WIB
Otak Pembunuhan Holly Diduga Orang Dekat
Alsadad Rudi
Peti jenazah Holly Angela Wahyu (36), wanita yang tewas dibunuh di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, saat akan dibawa ke Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk selanjutnya diterbangkan ke Semarang, Jawa Tengah, Selasa (1/10/2013) malam

Analisis: Kriminolog UI Thomas Sunaryo

TRIBUNKALTIM.co.id - Tertangkapnya dua orang yang diduga pembunuh Holly memunculkan berbagai kemungkinan mengenai siapa otak pembunuhnya. Namun, dilihat dari keterlibatan pembunuh bayaran tampaknya menunjuk ke arah bahwa otak pembunuhan adalah orang dekat. Dalam berbagai kasus pembunuhan serupa, pelakunya kerap orang dekat.

Motif yang paling memungkinkan adalah karena sakit hati. Orang tersebut merasa sakit hati yang tidak bisa dikendalikan sehingga untuk mengobatinya hanya satu, yaitu menghilangkan nyawa orang yang telah menyakitinya.

Status Holly sebagai istri pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diduga bisa menjadi alasan utama terbunuhnya Holly. Saat ini, saya yakin polisi tengah menelusuri siapa yang paling sakit hati sehingga menyewa pembunuh bayaran.

Dari informasi bahwa Holly tak punya hubungan bisnis dengan siapa pun, menimbulkan banyak pertanyaan mengapa yang bersangkutan tewas dalam kondisi seperti itu. Namun, ada catatan menarik yakni Holly jelas-jelas punya banyak teman lelaki.

Dari sini bisa ditarik kesimpulan ada potensi yang menumbuhkan benih-benih kecemburuan. Jika ini benar, maka otak pembunuhannya itu pasti orang yang berada di lingkaran percintaan Holly.

Ada beberapa kemungkinan terbunuhnya Holly. Kemungkinan pertama, pembunuhan Holly didalangi oleh orang yang sakit hati karena Holly telah menyakitinya. Misalnya karena Holly merebut cinta orang yang disayanginya.

Kemungkinan kedua, adalah pria yang dekat dengan Holly karena Holly dianggap banyak mintanya atau Holly memiliki rahasia orang tersebut, sehingga dianggap bisa merepotkan orang tersebut.

Kemungkinan ketiga, otak pembunuhnya adalah teman lelaki Holly yang sakit hati, lantaran Holly menikah siri dengan pejabat BPK. Menurut perkiraan saya, pembunuh Holly berasal dari mereka itulah. Polisi tinggal meneliti dari beberapa kemungkinan tadi, sehingga misteri pembunuhan ini bisa terungkap.

Ada banyak cara untuk mendapatkan pembunuhan bayaran. Dan ternyata bayarannya tidak besar. Saya pernah menemukan suatu kasus di Tangerang. Seorang pembunuh bayaran hanya dibayar Rp 1 juta. Tapi saat itu, ternyata pembunuhnya memang orang dekat dengan otaknya dan tak suka penyuruhnya itu terus disiksa.

Waktu itu kasusnya istri jadi otak pembunuh suami. Pembunuhnya ya keluarga juga yang tak senang melihat si istri dipukuli terus oleh suaminya. Kasusnya KDRT ketika itu.

Editor: Fransina
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
265122 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas