Rabu, 27 Mei 2015

Otak Pembunuhan Holly Diduga Orang Dekat

Kamis, 10 Oktober 2013 14:23

Otak Pembunuhan Holly Diduga Orang Dekat
Alsadad Rudi
Peti jenazah Holly Angela Wahyu (36), wanita yang tewas dibunuh di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, saat akan dibawa ke Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk selanjutnya diterbangkan ke Semarang, Jawa Tengah, Selasa (1/10/2013) malam

Analisis: Kriminolog UI Thomas Sunaryo

TRIBUNKALTIM.co.id - Tertangkapnya dua orang yang diduga pembunuh Holly memunculkan berbagai kemungkinan mengenai siapa otak pembunuhnya. Namun, dilihat dari keterlibatan pembunuh bayaran tampaknya menunjuk ke arah bahwa otak pembunuhan adalah orang dekat. Dalam berbagai kasus pembunuhan serupa, pelakunya kerap orang dekat.

Motif yang paling memungkinkan adalah karena sakit hati. Orang tersebut merasa sakit hati yang tidak bisa dikendalikan sehingga untuk mengobatinya hanya satu, yaitu menghilangkan nyawa orang yang telah menyakitinya.

Status Holly sebagai istri pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diduga bisa menjadi alasan utama terbunuhnya Holly. Saat ini, saya yakin polisi tengah menelusuri siapa yang paling sakit hati sehingga menyewa pembunuh bayaran.

Dari informasi bahwa Holly tak punya hubungan bisnis dengan siapa pun, menimbulkan banyak pertanyaan mengapa yang bersangkutan tewas dalam kondisi seperti itu. Namun, ada catatan menarik yakni Holly jelas-jelas punya banyak teman lelaki.

Dari sini bisa ditarik kesimpulan ada potensi yang menumbuhkan benih-benih kecemburuan. Jika ini benar, maka otak pembunuhannya itu pasti orang yang berada di lingkaran percintaan Holly.

Ada beberapa kemungkinan terbunuhnya Holly. Kemungkinan pertama, pembunuhan Holly didalangi oleh orang yang sakit hati karena Holly telah menyakitinya. Misalnya karena Holly merebut cinta orang yang disayanginya.

Halaman12
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About us Help
Atas