• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribun Kaltim

Kisah Bunda Putri yang Menggusarkan Presiden dan Wapres

Jumat, 11 Oktober 2013 11:34 WIB

JAKARTA, tribunkaltim.co.id - Sampai hari ini, siapa itu Bunda Putri masih belum jelas identitasnya. Namun nama tersebut telah membuat gusar kedua pucuk pimpinan di negeri ini. Pasalnya, Bunda Putri yang disebut-sebut dalam kasus dugaan korupsi daging sapi tersebut memiliki hubungan dekat dengan kalangan istana. Baik dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun dengan Wakil Presiden Boediono.

Hampir sepekan sebelum SBY membantah habis-habisan kenal dengan Bunda Putri, seperti yang dilontarkan Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (SBY) Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tipikor, Kamis (10/10) saat menjadi saksi untuk terdakwa Fatanah, Boediono juga telah membantah mengenal Bunda Putri. Pada Jumat (4/10) pekan lalu, Boediono mengadakan konferensi pers mendadak di Istana Wakil Presiden jalan Kebon Sirih.

Dalam keterangannya, Boediono mengaku kaget kalau adiknya Tuti Iswari disebut-sebut memiliki hubungan dekat dengan yang namanya Bunda Putri. Sejauh yang diketahui Wapres, adiknya hanyalah pensiunan pegawai Bank Indonesia  yang selama ini aktif melakukan kegiatan sosial. "Saya benar-benar sangat-sangat terkejut ketika namanya disebut-sebut dalam persoalan ini (kasus korupsi daging sapi). Tak pernah terpikirkan oleh saya, bahwa adik saya memiliki kegiatan bisnis," tutur Boediono kala itu.

Mantan Gubernur Bank Indonesia itu menjelaskan bahwa sejak menjadi pejabat publik, ia dengan tegas melarang keluarganya memanfaatkan posisinya untuk kepentingan apa pun. Sampai saat ini, Wapres mengaku masih tetap menerapkan prinsip itu dengan sangat tegas. Karena itu, untuk menghindari spekulasi dari berbagai pihak, Boediono tidak keberatan bila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Tuti.

Konferensi pers mendadak Boediono itu disampaikan hanya jelang sehari setelah Menteri Pertanian yang juga kader PKS Suswono menyebut bahwa Bunda Putri dekat dengan Tuti adik Wapres. Belum genap sepekan, kembali mantan presiden PKS Lutfhi langsung "menembak" presiden SBY. Ia membeberkan bahwa Bunda Putri orang dekat SBY. Saking dekatnya, Bunda Putri itu tahu reshuffle kabinet.

Hanya berselang beberapa jam paska Luthfi memberikan kesaksian tersebut, SBY yang baru saja kembali dari luar negeri langsung mengadakan konferensi pers mendadak pada Kamis malam (10/10). Para awak media yang sebelumnya hendak pulang ke rumah karena sudah malam, tiba-tiba harus berbalik arah menuju Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma.

Meskipun dengan sedikit menggerutu, para jurnalis yang sehari-hari meliput kegiatan Presiden ini harus menuju Bandara Halim menembus lautan kemacetan Jakarta. Dalam pernyataan persnya, SBY dengan nada tinggi dan mimik serius menegaskan tidak kenal dan tidak tahu siapa itu Bunda Putri. Ia membantah semua omongan Luthfi.

Ia mengatakan, dirinya bukan pejabat "kecengan" yang melaporkan kepada orang yang tidak jelas bila melakukan reshuffle kabinet. Sebaliknya, ia menuding bekas bos PKS tersebut pembohong besar dan tidak kesatria mempertanggungjawabkan apa yang telah dibuatnya. Karena itu, SBY meminta agar KPK menegakkan hukum dan keadilan atas Lutfhi dan semua yang terseret dalam kasus dugaan korupsi daging sapi di Kementerian Pertanian.

Bahkan, sebelum memberikan keterangan pers, SBY memerintahkan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi untuk menelepon Suswono dan menanyakan siapa itu Bunda Putri. Lalu politisi PKS tersebut menyebutkan bahwa Bunda Putri adalah salah satu istri pejabat di Kementerian Pertanian.

Presiden berjanji akan mencari tahu siapa itu Bunda Putri dan mengungkapnya ke hadapan publik agar semua persoalan yang dikaitkan dengan dirinya terang benderang. Meskipun sosok Bunda Putri belum pernah diketahui apakah benar-benar ada atau hanya karangan atau kisah fiktif dari politisi PKS, tapi namanya sudah membuat gusar dan marah orang nomor satu dan nomor dua di negeri ini.

Editor: Fransina
Sumber: Kontan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas