Mahasiswa Desak Mendagri Sikapi Pilgub Lampung

Aliansi mahasiswa peduli Lampung mendesak Mendagri agar segera menyikapi pelaksanaan pilgub Lampung

Mahasiswa Desak Mendagri Sikapi Pilgub Lampung
Aliansi Mahasiswa Peduli Lampung menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Dalam Negeri, Senin (4/11/2013)

ALIANSI mahasiswa peduli Lampung mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar segera menyikapi pelaksanaan pemilihan gubernur (pilgub) Provinsi Lampung tahun 2013. Menurutnya, Pemilihan Gubernur merupakan bagian dari penegakan Demokrasi di daerah dan amanah Undang-Undang Dasar 1945, yang diharapkan dapat menumbuhkan pemimpin-pemimpin yang dapat memberikan kemajuan bagi daerah terkait.

Pemilihan gubernur dilaksanakan secara langsung dan demokratis di seluruh Indonesia seiap lima tahun sebagai salah satu bentuk implementasi dan perwujudan kedaulatan rakyat oleh karena itu sudah semestinyalah pemilihan gubernur harus dilaksanakan dengan baik tanpa adanya intervensi pihak-pihak yang ingin menggagalkan system yang ada. Dalam mekanisme pemilihan kepala daerah Pemerintah Daerah (Pemprov) berkewajiban menyediakan anggaran melalui APBD dan KPU Provinsi sebagai penyelenggara pemilihan gubernur.

Sebagaimana daerah-daerah lainnya, Provinsi Lampung berkewajiban untuk menyelanggaran pemilihan gubernur guna melaksanakan proses demokratisasi di daerah lampung yang penyelenggaraannya dilaksanakan oleh KPU Lampung dan Pemprov Lampung berkewajiban untuk menyediakan anggarannya sebagaimana daiatur dalam peraturan perundang-undangan. Pemilihan Gubernur lampung Priode 2013-2018 yang telah dijadwalkan oleh KPUD Lampung berlangsung pada tanggal 2 Oktober 2013 ternyata telah dirusak oleh pihak-pihak yang sengaja “mengganjal” proses demokratisasi di provinsi lampung.

Pengganjalan pilgub lampung 2013 disebabkan alasan yang mengada-ada, salah satunya adalah alasan yang disampaikan oleh gubernur lampung (Sjachroedin ZP) adalah karena provinsi lampung tidak memiliki anggaran disisi lain Menteri Dalam Negeri (Gamawan Fauzi) secara terang menjelaskan bahwa persoalan anggaran pilgub lampung 2013 tidak perlu dikhawatirkan, oleh karena itu kami berkesimpulan bahwa ada oknum-oknum Pemprov. Lampung yang sengaja mengganjal terlaksananya Pilgub Lampung 2013. Oleh karena itu pihaknya menyatakan sikap.

"Pertama Mendesak Menteri Dalam Negeri untuk dapat bersikap tegas dalam mensikapi polemik Pemilihan Gubernur Lampung 2013. Kedua agar Menteri Dalam Negeri dapat menindak pihak-pihak yang dengan sengaja atau dengan alasan yang mengada-ada mencoba menggagalkan pilgub lampung 2013, karena sudah bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Ketiga agar Menteri Dalam Negeri segera melakukan langkah-langkah tegas untuk segera mengganti oknum-oknum pemerintah provinsi Lampung yang sengaja mengganjal terlaksananya Pemilihan Gubernur Lampung 2013," tutur  Koordinator Aliansi Mahasiswa Peduli Lampung, Alfian Ramadhani.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved