Diduga Terlibat Korupsi, Kadis Pendidikan DKI Jakarta Diminta Mundur

Gabungan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gempari kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta

Diduga Terlibat Korupsi, Kadis Pendidikan DKI Jakarta Diminta Mundur

TRIBUNKALTIM.CO.ID - Gabungan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Peduli Rakyat Indonesia (Gempari) kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta dan DInas Pendidikan DKI Jakarta, Senin (18/11/2013). Mereka mendesak Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto karena diduga melalakukan praktik korupsi dan BOS dan BOP. "Kami mendesak Gubernur DKI Pak Jokowi mencopot bahkan memecat Kadis Pendidikan, karena sudah jelas melakukan tindakan koruptif. Kami berharap, sosok Jokowi dan Ahok yang terbilang bersih jangan sampai ternodai oleh stafnya," ujar Alfian Ramadhani, Koordinator Lapangan Gempari.

Menurutnya, semakin maraknya berbagai aroma korupsi yang ada di Indonesia selama ini, bukan saja hanya menjangkiti Lembaga Eksekutif, Legislatif, maupun Yudikatif semata. Akan tetapi virus yang mematikan tersebut kini sudah menular di Dinas Pendidikan. Mengenai hasil Badan pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai indikasi kerugian negara Rp 5,7 miliar terkait pertanggungjawaban dana bantuan oprasional pendidikan (BOP) dan bantuan dana operasional sekolah (BOS) tahun 2007, 2008, 2009 di lima SMP Negeri yaitu SMPN 28, SMPN 67, SMPN 95, SMPN 90 dan RSBI Rawamangun Jakarta Timur.

Akibatnya, banyak proyek-proyek pembangunan gedung sekolah di bangun asal-asalan dan akhirnya roboh, bahkan ada beberapa yang baru di renovasi sudah ambruk ini mengindikasikan ada persekongkolan sejumlah kontraktor dengan oknum pejabat Disdik dan Sudin Dikdas untuk menyelewengkan anggaran yang dikucurkan. Alfian juga meminta agar Muhammad Nuh selaku Menteri Pendidikan untuk memberikan sanksi tegas kepada Taufik Yudi Mulyanto terkait dugaan kasus korupsi demi pendidikan yang lebih baik. "Saya kira seluruh stakeholder turun gunung untuk memberantas para pelaku koruptif yang hingga kini menggerogoti negeri ini dari bawah hingga tingkat elite. Siapa lagi kalau bukan kita untuk terus menyuarakan ketidakbenaran seperti ini," tegasnya yang juga melakukan aksi di depan kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta .

Pihaknya juga meminta Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) segera mengusut tuntas aroma korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang notabene adalah lembaga yang memiliki kewenangan pengambilan kebijakan terhadap masalah-masalah dalam pengelolaan dana BOS dan BOP di DKi Jakarta."Kami mendesak kepada KPK agar memeriksa dan menangkap Kepala DInas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto terkait dugaan korupsi dana BOP dan dana BOS. Taufik Yudi Mulyanto segera mundur dari jabatanya serta konsentrasi terkait dugaan kasus- kasus Korupsi di tubuh Dinas Pendidikan" tuturnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved