• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Kaltim

Perwali Jam Belajar Malam Menunggu TTD Wali Kota Balikpapan

Senin, 6 Januari 2014 21:07 WIB

BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Peraturan Jam Wajib Belajar Malam yang dipredisikan  ditetapkan 1 Januari 2014  kini hanya tinggal menunggu tanda tangan dari Wali Kota Balikpapan.

Peraturan Wali (Perwali) tentang jam wajib belajar malam ini sudah ada dan tinggal ditanda tangani oleh Wali Kota hal ini sesuai yang disampaikan oleh Heri Mistono Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan. "Saya juga belum mengetahui apakan Pak Wali sudah tanda tangan atau belum, yang jelas kita akan sosialisasi ke masyarakat aserta akan dibentuk tim setiap kecamatan dan kota untuk memantaunnya," ujar Heri panggilan akrabnya.

Jam belajar malam ini sebenarnya berbasis masyarakat, sehingga semuanya akan dilibatkan baik masyarakat serta Rukun Tetangga (RT) ikut bergabung. Tujuan diadakan jam belajar malam ini sebenarnya dalam rangka membangun budaya, supaya sadar bahwa pendidikan itu perlu partisipasi dari masyarakat.

Peraturan jam belajar malam ini akan diselenggarakan serentak seluuh kecamatan yang ada. "Ini dimulai bila perwalinya sudah ditanda datangi, semua tergantung dari perwali yang ada," ungkapnya.

"Kemungkinan ini diberlakukannya jam belajar malam ini  pada saat launching hari jadi Kota Balikpapan, yang jelas dalam waktu dekat ini, semuanya akan terealisasi, jadi tinggal menunggu saja," katanya.

Hal ini juga dilakukan karena maraknya anak yang berusia disekolah setiap malam berkumpul dijalan dan di warnet game online untuk menghabiskan waktu malamnya. Bukannya seusia mereka harus belajar untuk mempersiapkan pelajaran sekolah esok harinya ini malah nongkrong ditempat yang tidak ada tujuannya.

"Ini juga harus dilihat dari dukungan orang tua, karena orang tualah peran penting dari peraturan jam wajib belajar malam, diluar jam sekolah seperti di ruamh." katanya.

Heri menambahkan ada beberapa hal yang sudah masuk dalam perwali kota Balikpapan selain jam belajar malam salah satunya kegiatan kerohanian seperti pasantren ramadhan bagi umat muslim, "dalam artian disini kita menyebut kegiatan kerohanian jadi semua agama bisa melaksanakan ibadah pada saat bulan ramadhan nanti." pungkasnya (m03)

Penulis: Siti Zubaidah
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas