Kaltim Bisa Akses Peta Karbon dan Toolbox Carbon Inventory Secara Online

Kaltim segera bisa mengakses Toolbox Carbon Inventory berikut Peta Karbon Kaltim secara online.

SAMARINDA,tribunkaltim.co.id - Kaltim segera bisa mengakses Toolbox Carbon Inventory berikut Peta Karbon Kaltim secara online. Keduanya merupakan hasil kerjasama  Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim, bersama Michigan State University (MSU).

Hasil kerjasama tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk "GCF Fund Synthesis and Outreach Workshop" di Kantor Bappeda Kaltim, Kamis (16/10/2014). Hadir
dalam kegiatan tersebut yakni DDPI MSU, BPPT, The Nature Conservancy, Kementrian Kehutanan, Badan Informasi dan Geospasial (BIG), Governor Climate and Forests Fund (GCF Fund) serta lembaga lainnya di Kaltim.

"Pemerintah Provinsi Kaltim  memberikan apresiasi kepada DDPI KALTIM dan MSU atas apa yang sudah dihasilkan. Diharapkan, nantinya DDPI dapat mensosialisasikan hasil kerja sama ini, serta mendukung upaya penurunan emisi yang dicanankan Pemprov Kaltim," kata Staf Ahli  Gubernur Bidang Pertanian, SDA dan, Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Sigit Hardwinarto.

Program GCF Fund ini bakal mempermudah proses perhitungan karbon di Kaltim. Dr David Skole dari MSU memaparkan, aplikasi Toolbox Carbon Inventory dapat diakses secara Online.

"Toolbox Carbon Inventory digunakan untuk melakukan input data-data yang diperlukan untuk melakukan perhitungan karbon seperti data diameter pohon dan jenis pohon, jelas David.

Aplikasi ini memberikan informasi perhitungan karbon sesuai kaidah ilmiah. Perhitungan menggunakan aplikasi Toolbox Carbon Inventory  mampu menampilkan kondisi tutupan lahan di lapangan (Plot) secara detil.

"Aplikasi ini dapat digunakan oleh siapa saja nantinya, yang memiliki Account pada aplikasi ini. Sehingga kedepannya untuk melakukan akses dan updating data akan lebih mudah dan data lebih transparan untuk bisa diketahui karena menggunakan sistem online tersebut" Kata Dr. David Skole.

Sementara, Jay Samek perwakilan MSU lainnya menyampaikan Peta Karbon Kaltim ini terkoneksi dengan program One Map Policy yang dimiliki BIG. Nantinya, peta ini akan serahkan kepada Bappeda Provinsi Kaltim. "Tujuannya melengkapi data yang telah dimiliki oleh Kaltim. Hasil peta karbon Kaltim saat ini sudah bisa diakses melalui website http://tanahair.indonesia.go.id milik BIG," urai Jay. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved