TribunKaltim/

Pencari Suaka Berbondong-bondang Masuk ke Balikpapan

Mereka berbondong-bondong datang ke mari menyerahkan diri supaya bisa masuk di rudenim. Kebanyakan dari Jakarta yang tidak terdaftar di Rudenim sana

Pencari Suaka Berbondong-bondang Masuk ke Balikpapan
TRIBUN KALTIM/SYAIFUL SYAFAR
CARI SUAKA - Warga asing (WNA) asal Afghanistan terlantar di area parkir halaman Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan. Mereka datang ke Balikpapan mencari suaka politik. TRIBUN KALTIM/SYAIFUL SYAFAR 

Laporan Wartawan tribunkaltim.co.id, Syaiful Syafar

TRIBUNKAMTIM.co.id, BALIKPAPAN - Kepala Seksi Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan Mahmud Yunus mengatakan, masih mendata mengenai warga negara asing (WNA) asal Afganistan yang hidup menggelandang di sekitar kantornya.

Menurutnya, sejak Rudenim diresmikan September lalu, para pencari suaka tak henti-hentinya datang ke Balikpapan.

"Mereka berbondong-bondong datang ke mari menyerahkan diri supaya bisa masuk di rudenim. Kebanyakan dari Jakarta yang tidak terdaftar dalam Rudenim di sana. Yang jelas, setiap minggu selalu saja ada taksi yang datang mengantar dari airport," ujar Mahmud kepada tribunkaltim.co.id, Rabu (5/11/2014). (Baca: 26 Warga Afganistan Tidur bagai Gelandangan demi Cari Suaka)

Yunus tidak hafal soal kapasitas hunian di Rudenim Balikpapan. Namun kemungkinan saat ini sudah ada sekitar 100 pencari suaka yang tinggal di sana. Para pencari suaka tersebut awalnya berniat ke tujuan akhir Australia, namun karena sulitnya transportasi akhirnya mengungsi di Indonesia. "Rata-rata yang datang dari negara bergejolak seperti Afghanistan," kata Mahmud.

Yunus membantah para pencari suaka tersebut tidak diberi makan. Menurutnya, jatah makan yang diberikan tiga kali sehari. Penyediaan konsumsi tersebut sepenuhnya ditalangi International Organization for Migration (IOM). (Baca: Warga Afganistan: Kami Tidak Punya Uang untuk Beli Makanan)

Sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan Sukadar, menyebut pemerintah tidak bisa melarang para pencari suaka untuk tinggal dis atu negara. Sebab, itu merupakan salah satu hak asasi manusia (HAM) yang juga menjadi aturan hukum internasional.

Berikut Ini data Pencari Suaka yang ditampung di Balikpapan:
- 14 Oktober 2014 : 3 WNA Afganistan
- 19 Oktober 2014 : 7 WNA Afganistan
- 17 Oktober 2014 : 8 WNA Afganistan
- 23 Oktober 2014 : 9 WNA Afganistan
- 28 Oktober 2014 : 7 WNA Afganistan
* Sumber: BAP Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan. (*)

Baca berita terkini tribunkaltim.co.id:

Pelabuhan Semayang akan Ditutup Gara-gara Latihan Perang

Mobil Amien Rais Ditembaki Saat Ia Sedang Tidur

Mourinho Kecewa Chelsea Ditahan Imbang Tim Underdog

Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Domu D.Ambarita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help