Jumat, 24 April 2026

Pesan Berantai Erva Heboh, 'PESAWAT! Rakyat High Class, tapi'

Pesan berantai ini sangat penting untuk mengingatkan agar saat di dalam pesawat jangan sekali-sekali menyalakan handphone.

TRIBUNKALTIM.CO, MANADO - Sebuah pesan berantai atas nama Erva Kurniawan dari Departemen Kelautan dan Perikanan bikin heboh BlackBerry Messenger (BBM) dan media sosial terutama wilayah Manado, Rabu (31/12/2014). Pesan berantai tersebut berisi tentang cerita Erva yang bertemu orang Jerman. Membahas tentang Handphone yang sangat membahayakan penerbangan.

Pesan berantai ini beredar di BBM bahkan banyak yang merespon hingga dipasang di Facebook. Banyak yang kemudian membagikan pesan tersebut apalagi dengan peristiwa nahas kecelakaan pesawat AirAsia yangbaru saja terjadi. (Baca juga: Ada Bom di AirAsia?).

Pesan berantai ini sangat penting untuk mengingatkan agar saat di dalam pesawat jangan sekali-sekali menyalakan handphone. Di bawah tulisan ada nama Erva Kurniawan dari Direktorat Pesisir dan Lautan, Ditjen KP3K, Departemen Kelautan dan Perikanan. Belum diketahui apakah ini berasal dari Erva atau bukan namun isi pesan ini sangat penting dan banyak menarik perhatian netizen.

Berikut isi pesan tersebut:

PESAWAT!!
--Rakyat High-Class, Tapi ....
beberapa bulan yang lalu terbang ke Batam dengan menggunakan pesawat Garuda. Di dalam pesawat duduk disamping saya seorang warga Jerman. Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya.

Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah manager salah satu perusahaan industri, dimana dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunaka HP didalam ruangan mesin turbin.

Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi ini akan berakibat mengganggu jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati.

Rakyat kita ini memang High class.. Handphone nya Mahal, Transportasi pake pesawat. Tapi bodohnya gk ketulungan. Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak tahu tata krama?

Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang.

Semoga suatu hari rakyat kita bisa sedikit lebih pintar.

Wassalam
Erva Kurniawan
Direktorat Pesisir dan Lautan, Ditjen KP3K
Departemen Kelautan dan Perikanan

Bantu share ya biar lebih waspada ! 

Ikuti perkembangan berita lainnya dengan like Facebook TRIBUNKALTIM.CO dan follow @tribunkaltim

Sumber: Tribun Manado
Tags
Pesawat
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved