TribunKaltim/

Warga Lumbis Siap Perangi Peredaran Narkoba

Menyatakan perang terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya

Warga Lumbis Siap Perangi Peredaran Narkoba
TRIBUN KALTIM / NIKO RURU
Pembacaan Deklarasi Anti Narkoba di Gedung Balai Pertemuan Umum Kecamatan Lumbis, Desa Pembeliangan, Rabu (18/3/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Bupati Nunukan, Basri mengingatkan Badan Perwakilan Desa (BPD) bukanlah lawan politik kepala desa. BPD menurutnya merupakan mitra kepala desa, sehingga antara keduanya harus membangun komunikasi dan bersinergis dengan senantiasa berkoordinasi dan berkonsultasi dalam rangka pelaksanaan pemerintahan desa.

Hal itu disampaikan Basri, Rabu (18/3), di Balai Pertemuan Umum Kecamatan Lumbis di Desa Mansalong, saat meresmikan dan mengambil sumpah janji anggota BPD dari 21 desa di Kecamatan Lumbis, masa bakti 2015-2021. (BACA: Dari Lumbis Ogong ke Mensalong Naik Perahu 4 Jam Lamanya)

Basri pada kesempatan itu mengingatkan, keberhasilan pembangunan desa bisa dicapai jika perangkat desa dan BPD mampu bekerjasama memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik, lebih cepat dan lebih murah.

BPD juga diingatkan bersama perangkat desa agar melalui Alokasi Dana Desa (ADD) dapat menjalankan prosedur pengelolaan keuangan sehingga pelaksanaannya efektif dan transparan serta pengelolaannya dapat dipertanggungjawabkan. (BACA: Perbatasan Darat di Lumbis Ogong Masih Bermasalah)

Disela pelantikan tersebut, warga di Kecamatan Lumbis mendeklarasikan Gerakan Antinarkoba. Deklarasi itu juga dirangkaikan dengan pelantikan Satgas Gerakan Muda Antinarkoba oleh Bupati Nunukan.

Dalam deklarasi yang dibacakan Ema Ratna Pur disebutkan, pada 18 Maret 2015, atas nama masyarakat Lumbis Kalimantan Utara, didasari kepedulian terhadap perkembangan generasi penerus bangsa dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan ini menyatakan kebulatan tekat bahwa, pertama mendukung sepenuhnya agenda pemerintah pusat, terkait pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

"Menyatakan perang terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya," ucapnya. (BACA: Pakai Narkoba, Johansyah Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara)

Selanjutnya menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu warga mendukung dan mendorong penegak hukum dan lembaga atau instansi terkait terhadap upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Terakhir, mengajak, mengimbau berbagai pihak agar di lingkungan masing-masing untuk mawas diri terhadap bahaya narkoba serta mengajak sosialisasi atau penyuluhan tentang bahaya narkoba.

Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help