7 Hari PNS Cantik Terbunuh, Mantan Suami Belum Ucap Dukacita

"saya menghadap Reskrimsus Polresta, dan memberi masukan agar menghadirkan sebagai saksi dari pihak keluarga mantan suami," ujarnya.

7 Hari PNS Cantik Terbunuh, Mantan Suami Belum Ucap Dukacita
Tribun Pontianak
Tari Arizona, seorang PNS yang jadi korban pembunuhan di Pontianak, Kalimantan Barat 

TRIBUNKALTIM.CO - Peristiwa pembunuhan Tari Ariezona (25), wanita ayu, pegawai negeri pada Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat sudah seminggu berlalu. Namun hingga kini, pelaku dan motif kejahatan pun belum berhasil diurai polisi.

Pihak keluarga korban masih berharap penuh kepolisian dapat mengusut tuntas. Saudara sepupu korban, Randa (35) mengatakan, tahlilan sudah sampai hari ke tujuh pascakematian Tari. Keluarga korban, terutama orangtua masih merasakan duka yang mendalam.

" Informasi yang kami dapat terakhir dari kepolisian, bahwa ini masih menjadi PR mereka dan tetap menjadi kerja keras mereka terkait dengan masalah ini. Ada informasi bahwa memang telah ditetapkan tersangka penggelapan motor. Mudah-mudahan dari hasil penggelapan motor ini bisa diambil benang merahnya. Kemudian bisa dikembangkan mengarah ke penganiayaan dan pembunuhan," kata Randa kepada Tribunpontianak.co.id, Tribun Network di Balikpapan.

Randa pihak kepolisian masih mencari saksi kunci. Pencarian harus dilakukan untuk pengembangan kasus ini. Selama ini keluarga berkoordinasi dengan Kasatreskrim Polres Pontianak Andi Yul, untuk mengetahui sejauh mana proses perkembangan penyelidikan dan penyidikan. Pihak keluarga belum pernah menerima pemberitahuan secara tertulis

"Semoga bisa berjalan dengan baik. Kemaren sore kepolisian akan memberikan lampiran terkait dengan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Semoga dapat ditelusuri, info sebelumnya kemarin ada 16 saksi. Hari ini tambah dua orang, tapi saya tidak tahu siapa orang-orangnya, jadi jumlah yang diperiksa menjadi 18 orang," imbuhnya.

Di bagian lain, keluarga Tari Ariezona menyesalkan pemberitaan yang menyatakan pihak keluarga mantan suami korban menyampaikan ucapan belasungkawa.

Ayah korban, M Taufik, mengatakan hingga saat ini, dia dan anggota keluarga lainnya tidak pernah menerima langsung ucapan belasungkawa dari pihak keluarga mantan suami korban.

"Perlu saya sampaikan kepada media malam ini (18/3/2015), bahwa ada satu di antara media yang menulis dari pihak mantan suami mengucapkan turut berduka cita. Yang menjadi pertanyaan saya, kok bisa. Sedangkan saya belum pernah menerima ucapan apapun secara langsung," kata Taufik.

 
(Hand-over)/ TribunPontianak - Tari Arizona semasa hidupnya.

Ia menyesalkan seolah pihak mantan suami turut berbelasungkawa. "Nyatanya di tempat pusara tidak kelihatan, baik melalui penglihatan saya maupun pihak keluarga," ungkapnya kepada Tribun Pontianak saat ditemui di Gg Teluk Pakedai, Kotabaru, Pontianak, Rabu (18/3/2015) pukul 22.35 WIB.

Taufik lalu meminta pihak kepolisian untuk terus memeriksa saksi-saksi yang telah ada, termasuk menghadirkan saksi dari pihak keluarga mantan suami korban, sembari berusaha mencari saksi makhota dalam kasus ini.

Halaman
12
Editor: Domu D.Ambarita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved