Wow, Pertumbuhan Pengguna Twitter Paling Besar di Indonesia

Costolo mengunjungi Indonesia dalam rangka menghadiri pembukaan kantor perwakilan Twitter di di Pasific Place lantai 15, Jakarta.

Wow, Pertumbuhan Pengguna Twitter Paling Besar di Indonesia
Icha Rastika
Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kedatangan CEO Twitter Dick Costolo di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis (26/3/21015) 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima CEO Twitter Dick Costolo di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis (26/3/2015) siang.

Costolo yang mengenakan kemeja biru tua dan jas warna krem datang ke Istana Wapres sekitar pukul pukul 11.30 WIB. Kedatangannya langsung disambut oleh Kalla yang mengenakan kemeja putih khas Kabinet Kerja. Keduanya terlihat berjabat tangan dan menebar senyum di hadapan awak media.

"Anda sangat terkenal di sini," kata Kalla kepada Costolo. Selanjutnya, kedua tokoh melakukan pertemuan secara tertutup.

Costolo mengunjungi Indonesia dalam rangka menghadiri pembukaan kantor perwakilan Twitter di di Pasific Place lantai 15, Jakarta. Kantor Twitter di Jakarta akan menjadi kantor kedua Twitter di Asia Tenggara setelah Singapura. Adapun di Asia Pasifik, Twitter memiliki kantor di Seoul, Tokyo, dan Sydney. [Baca: Twitter Buka 5 Lowongan di Jakarta]

Besarnya jumlah pengguna Twitter di Indonesia menjadi salah satu faktor pendorong Twitter hadir di Jakarta. Kantor Twitter di Indonesia akan menjadi tempat tim pengembangan bisnis dan penjualan Twitter

Costolo mengatakan pertemuannya dengan wapres dalam rangka mendiskusikan Indonesia secara umum memiliki pengguna daring yang sangat besar dan memiliki pengaruh bagi pertumbuhan dunia daring, sekaligus sebagai platform komunikasi untuk kerja sama antara Pemerintah dan Twitter.

“Itu menjadi salah satu alasan dibukanya kantor kami di Indonesia, kami ingin meyakinkan warga Indonesia untuk menggunakan produk kami dan mengetahui bagaimana perilaku mereka menggunakan produk kami di Indonesia,” jelasnya.

Costolo menyebutkan banyaknya pengguna Twitter di Indonesia, yang mencapai 50 juta orang, merupakan pertumbuhan pengguna terbesar selama ini, sehingga menjadikan Indonesia pasar paling menguntungkan.

“Indonesia menjadi salah satu pasar paling menguntungkan, selain itu Twitter juga menguntungkan mereka karena menghubungkan satu sama lain, membicarakan apa yang terjadi saat ini,” katanya.

Sementara itu, Wapres mengatakan pertemuan dengan Costolo tersebut lebih menekankan pada peluang kerja sama di bidang industri kreatif.

“Kami bicara tentang bagaimana pengembangannya secara bisnis di Indonesia. Tentu banyak di sini anak muda yang mengembangkan industri kreatif dan menggunakan Twitter untuk hal-hal positif,” kata Wapres.

Kalla mengatakan tidak ada perjanjian kerja sama tertulis dalam pertemuan tersebut, melainkan hanya membicarakan mengenai peluang bisnis. “Ini bisnis saja, tapi dengan bisnis itu berarti membuka kesempatan yang lain untuk lebih kreatif juga,” kata Wapres. (kompas.com/ant)

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved