TribunKaltim/

Jasad Evi Ditemukan Mengapung Satu Kilometer Dari TKP

Satu dari korban dua korban hilang akhirnya ditemukan oleh tim pencari, namun sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Jasad Evi Ditemukan Mengapung Satu Kilometer Dari TKP
DOK - POLSEK SESAYAP
Polisi dibantu warga berusaha mencari korban hilang dalam kecelakaan speedboat di Sungai Sesayap, Desa Sepala Dalung, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Senin (1/6/2015).

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Upaya pencarian korban kecelakaan speedboat “Berkat Usaha” di Sungai Sesayap, Desa Sepala Dalung, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Senin (1/6/2015) pukul 12.30 Wita membuahkan hasil.

Satu dari korban dua korban hilang akhirnya ditemukan oleh tim pencari, namun sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Korban tersebut tersebut adalah Evi (40) warga Menjelutung, Tana Tidung.

Keterangan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bulungan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eka Wahyudianta melalui Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sesayap Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhaimin menyatakan, korban Evi ditemukan sudah tak bernyawa radius 1 (satu) kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan dalam kondisi mengapung di permukaan sungai sekitar pukul 15.30 Wita. (Baca juga: BREAKING NEWS – Pencarian Korban Hilang Masih Berlangsung )

“Korban Evi sudah ditemukan tim pencari dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jaraknya dari lokasi kecelakaan sekitar satu kilometer. Dugaan memang korban sudah terseret arus ke hilir,” sebut AKP Muhaimin kepada TRIBUNKALTIM.CO melalui sambungan telepon selularnya, Selasa (2/6/2015) pukul 17.31 Wita.

Usai penemuan di lokasi, mayat Evi dibawa ke Puskesmas Kecamatan Sesayap Hilir untuk divisum.

Ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan Evi sudah cukup meyakinkan keluarga bahwa jasad yang ditemukan tersebut adalah keluarganya. (Baca juga: Wow, di Taiwan Supercar McLaren Senilai Rp 16,9 Miliar hanya Menjadi Taksi )

“Dia pakai semacam gaun. Warnanya pink (merah jambu). Jasadnya masih utuh,” tutur Kapolsek.

Usai menjalani visum, akhirnya jenazah Evi diserahkan ke pihak keluarga untuk semayamkan di Menjelutung.

Ditemukannya jasad Evi berarti menyisakan satu korban yang belum ditemukan yakni Peki, bocah berumur dua tahun.

“Saat ini kami lanjutkan pencarian. Kalau malam, kita lihat situasi dulu apakah memungkinkan. Kalau tidak besok (hari ini,-red) dilanjutkan,” tutur AKP Muhaimin. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help