TribunKaltim/

Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Perluas Radius Pencarian Peki

Pencarian penumpang balita berumur dua tahun yang bernama Peki masih terus diintensifkan. Bahkan radius pencarian pencarian kali ini dipeluas

Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Perluas Radius Pencarian Peki
HO/POLSEK SESAYAP
Tim SAR melakukan penyisiran di sekitar lokasi kecelakaan speedboat, Selasa (2/6/2015).

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Menjelang sore hari, Rabu (3/6/2015), pencarian satu orang penumpang yang hilang dalam kecelakaan speedboat di perairan Sungai Sesayap, Desa Sepala Dalung, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung belum membuahkan hasil.

 Pencarian penumpang balita berumur dua tahun yang bernama Peki masih terus diintensifkan. Bahkan radius pencarian pencarian kali ini dipeluas dari radius satu kilometer sehari sebelumnya menjadi radius lima kilometer dari sekitar lokasi kecelakaan speedboat.

“Kami bersama tim pencari masih terus di lapangan. Sekarang radius diperluas sampai lima kilometer Mas. Karena kemungkinan korban sudah terseretarus lebih jauh,” ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sesayap Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhaimin saat dikonfirmasi TRIBUNKALTIM.CO.

Pihaknya juga menyampaikan, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Kota Tarakan, Polsek Sesayap, Koramil, Satpol PP Tana Tidung dan Dinas Perhubungan Tana Tidung serta masyarakat sekitar sedikit dipersulit akibat arus sungai sedikit deras. (Baca juga: Jasad Evi Ditemukan Mengapung Satu Kilometer Dari TKP)

“Kesulitannya di situ. Dan tubuh korban yang bersangkutan juga kan masih kecil. Tentu harus seksama memperhatikan apa saja yang ada di sepanjang lokasi pencarian,” tuturnya.

Sebelumnya, upaya pencarian korban kecelakaan speedboat “Berkat Usaha” pada hari kedua membuahkan hasil, di mana Evi (40) tahun berhasil ditemukan.

Namun sungguh mengundang simpati, Evi ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

AKP Muhaimin menyatakan, korban Evi ditemukan sudah tak bernyawa radius 1 (satu) kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan dalam kondisi mengapung di permukaan sungai sekitar pukul 15.30 Wita.

Sebelumnya, Senin (1/6/2015), “Berkat Usaha” bermesin 200 PK mengalami kecelakaan di Sungai Sesayap, Desa Sepala Dalung, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung (KTT). Kecelakaan tersebut terjadi Senin (1/6/2016) sekitar pukul 12.30 Wita. (Baca juga: Jasad Evi Ditemukan Mengapung Satu Kilometer ...)

Speedboat naas yang dikemudikan Syaiful (36) itu mengangkut 28 penumpang menuju Desa Menjelutung, yang baru saja menghadiri pesta pernikahan di Kecamatan Sesayap.

Sekitar 30 menit perjalanan dari pelabuhan Sesayap, speed berwarna putih biru tersebut menabrak sebuah papan kayu.

Kejadian naas bermula. Papan kayu tersebut menyangkut di bagian mesih speedboat. Sontak Syaiful mencoba mengatasi. (Baca juga: Polisi Gadungan Janji Bebaskan Tahanan, Rp 27 Juta Melayang ...)

Namun kepanikan penumpang malah berbuntut petaka. Speedboat berlabel “Berkat Usaha” terbalik lantaran kelebihan beban di sisi kirinya. Tercatat 23 penumpang selamat, empat meninggal dunia, dan hingga kini tersisa satu penumpang yang masih dalam pencarian. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help