TribunKaltim/

Penetapan Timsel KPU Mahulu Tunggu Keputusan KPU Pusat

Hambatan lainnya, ungkap Vico, selama menjalankan tugas melaksanakan tahapan persiapan pilkada di Mahulu, terkendala akses dan transportasi.

Penetapan Timsel KPU Mahulu Tunggu Keputusan KPU Pusat
TRIBUN KALTIM / BUDHI HARTONO
Vico Januardhy, Anggota KPU Kaltim/Bidang Sosialisasi dan Pendidikan. 
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kaltim belum membentuk tim seleksi pemilihan anggota KPU Kabupaten Mahakam Ulu. Pasalnya, untuk tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Mahulu, tidak dianggaran dalam APBN. 
Anggota KPU Provinsi Kaltim, Vico Januardhy menjelaskan, pemekaran Kabupaten Mahakam Ulu di Provinsi Kaltim, tidak mendapatkan alokasikan anggaran pilkada di APBD maupun APBN.
"Karena tidak dialokasikan anggaran di APBN, Mahulu ini sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang dekat dengan kawasan perbatasan, dialihkan ke KPU Provinsi untuk menjalankan tahapannya sampai pembentukan anggota KPU Mahulu," jelas Vico, di ruang kerjanya di Kantor KPU Provinsi Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, Kamis (4/6/2015). 
Saat ini, lanjut Vico, sudah menerima beberapa calon tim seleksi. Namun KPU Kaltim, belum menetapkan siapa timselnya untuk menyeleksi calon anggota KPU Mahulu. (Baca juga: Calon Perseorangan di Kabupaten Mahulu Kumpul Dukungan Minimal 2.432 Jiwa)
"Karena kalau sudah ditetapkan sebagai timsel, otomatis dia sudah menerima gaji. Sementara dianggaran KPU Kaltim, anggaran sudah sesuai pos anggaran sesuai nomenklatur. Inilah yang masih kita menunggu keputusan dari KPU Pusat," kata Vico, yang menjabat Ketua Bidang Sosialisasi dan Pendidikan. 
Hambatan lainnya, ungkap Vico, selama menjalankan tugas melaksanakan tahapan persiapan pilkada di Mahulu, terkendala akses dan transportasi. 
"Untuk naik perahu ces (ketinting) dari Desa Tering ke Desa Ujoh Bilang, setiap orang dikenakan biaya Rp 300 ribu. Lumpusum kami disesuaikan daerah penugasan Rp 170 ribu/hari. Belum lagi akses jalan darat. masih banyak jalan bebatuan," ungkapnya. (*)
***
Baca berita selengkapnya, eksklusif, terkini, unik dan menarik di Harian Tribun Kaltim
Seru, berinteraksi dengan 75 Ribu netizen? Like fan page  fb TribunKaltim.co  dan Follow  twitter@tribunkaltim dan tonton Video Youtube TribunKaltim
Penulis: Budhi Hartono
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help