TribunKaltim/

Pilkada Mahulu

Terkendala Akses Jalan, KPU Kaltim Tes Wawacara Calon PPK Mahulu Via Ponsel

Sebelum tes wawancara, calon anggota PPK harus mengikuti tes tertulis. Setelah lolos tes tertulis, peserta ikut tes wawancara, kemudian dipilih

Terkendala Akses Jalan, KPU Kaltim Tes Wawacara Calon PPK Mahulu Via Ponsel
TRIBUN KALTIM / BUDHI HARTONO
Vico Januardhy, Anggota KPU Kaltim/Bidang Sosialisasi dan Pendidikan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Akibat kendala infrastruktur di Kabupaten Mahakam Ulu, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kaltim, terpaksa melakukan tes wawancara via telepon seluler untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Mahakam Ulu.

Anggota KPU Provinsi Kaltim, Vico Januardhy membenarkan, KPU Kaltim yang mendapat tugas dari KPU Pusatuntuk mengambilalih penyelenggaraan pilkada di Mahulu, untuk tes wawancara melalui ponsel (telepon genggam).

Sebelum tes wawancara, calon anggota PPK harus mengikuti tes tertulis. Setelah lolos tes tertulis, peserta ikut tes wawancara, kemudian dipilih dan dilantik.

"Itu satu-satunya cara yang kita lakukan. Karena akses untuk ke kecamatan bisa memakan waktu berhari-hari dan biaya yang tinggi," kata Vico yang didampingi, staf Sekretariat KPU Kaltim, di ruang kerjanya di Jl Basuki Rahmat, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, Provinsi Kaltim, Kamis (4/6/2015).

BACA juga: Kenapa Tak Mudah Gelar Pilkada di Mahulu? Ini Catatan Komisioner KPU Kaltim

Kata Vico, total PPK di Mahulu yang telah ditetapkan sebanyak 25 anggota PPK. Setiap kecamatan disiapkan 5 PPK.

"Ada lima kecamatan di Kabupaten Mahulu. Kecamatan Long Pahangai, Kecamatan Long Bagun, Kecamatan Long Apari, Kecamatan Long Laham dan Kecamatan Long Hubung. Untuk menuju satu kecamatan saja, biayanya sampai Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu," ujarnya. (*)

***
Baca berita selengkapnya, eksklusif, terkini, unik dan menarik di Harian Tribun Kaltim
Seru, berinteraksi dengan 75 Ribu netizen? Like fan page  fb TribunKaltim.co  dan Follow  twitter@tribunkaltim dan tonton Video Youtube TribunKaltim


Penulis: Budhi Hartono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help