Gagal Akhiri Paceklik Gelar 22 Tahun, Lionel Messi Frustasi

"Messi adalah orang yang paling menyesal atas kegagalan ini. Ia adalah sosok terbaik di dunia, baik dari sisi teknis maupun karakter," katanya.

Gagal Akhiri Paceklik Gelar 22 Tahun, Lionel Messi Frustasi
thehardtackle
Ekspresi Kapten Timnas Argentina Lionel Messi saat timnya kalah dari Timnas Cile dalam drama adu penalti di Final Copa America 2015. 

TRIBUNKALTIM.CO - Siapa sosok yang paling terpukul atas kekalahan Timnas Argentina dari Timnas Cile lewat drama adu penalti di Final Copa America 2015? Jawabnya adalah sang kapten tim, Lionel Messi.

Tiga kali membela Tim Tango diajang tersebut, tiga kali pula Messi gagal.

Belum lagi bayangan trauma kekalahan dari Jerman di Final Piala Dunia 2014 silam. Semua gelar bergengsi untuk negaranya melayang di depan mata.

"Messi merasa frustrasi, perasaannya hancur. Ini merupakan siksaan baginya, mengingat harapan kami semua terletak di pundaknya," ungkap Javier Mascherano dikutip dari El Mundo Deportivo dan dilansir goal.com.

Rekan lain setim Messi, Ezequiel Lavezzi juga menyebut hal yang sama. Rasa bersalah belum mampu mempersembahkan gelar juara bagi Argentina yang paceklik gelar selama 22 tahun membuat Messi merasa sangat menyesal.

"Messi adalah orang yang paling menyesal atas kegagalan ini. Ia adalah sosok terbaik di dunia, baik dari sisi teknis maupun karakter," katanya. (*)

Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved