TribunKaltim/

Berita Eksklusif

Gubernur Ini Ingin Tepian Mahakam seperti Singapura

Sungai Mahakam yang membelah wilayah Kota Samarinda merupakan salah satu ikon Provinsi Kalimantan Timur.

Gubernur Ini Ingin Tepian Mahakam seperti Singapura
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Warga mengunjungi lampion Teluk Lerong Garden Tepian Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sungai Mahakam yang membelah wilayah Kota Samarinda merupakan salah satu ikon Provinsi Kalimantan Timur.

Tak lengkap rasanya ke Kaltim, jika belum melihat Sungai Mahakam. Sayang, potensi keindahan alam yang dimiliki Kota Samarinda ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk menarik wisatawan.

Penataan kawasan Tepian Mahakam masih dianggap kurang optimal. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak pun mengaku belum puas dengan penataan Tepian Mahakam yang dilakukan Pemkot Samarinda selama ini.

Terkait penataan Tepian Mahakam, Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda telah sepakat membagi wilayah. Pemprov menata mulai depan Kantor Gubernur hingga SPBU di Jalan RE Martadinata, Teluk Lerong. Sisanya, dari Teluk Lerong hingga Jembatan Mahakam menjadi kewajiban Pemkot menata.

Baca: Supaya tak Kumuh, Warga Ingin Tepian Jadi Taman

Awang menyoroti kawasan Tepian Mahakam yang belum tertata. Parkir di area taman dan badan jalan dinilai Awang memunculkan kesan kumuh.

"Saya sudah sarankan dari dulu bangun tempat parkir. Minimal empat pool lah. Tapi belum dilaksanakan sampai sekarang," ujarnya.

Awang pun memiliki sejumlah gagasan menata kawasan Tepian Mahakam. Gagasan tersebut tertuang dalam bentuk memasang beberapa lampion di Tepian Mahakam yang persis berada di depan Kantor Gubernur.

"Saya ingin kawasan Tepian Mahakam menjadi lebih cantik. Kota Samarinda menjadi cantik," paparnya.

Gagasan lainnya yakni membangun monumen fosil ulin raksasa. Fosil ulin yang ditemukan di Desa Purwajaya, Kutai Kartanegara diharapkan menjadi ikon Kaltim yang pernah dikenal sebagai penghasil kayu.

Halaman
123
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help