TribunKaltim/

Berita Pemkab Kutai Timur

Ardiansyah Akhiri Safari Ramadhan di Mulupan

Aparat desa dan BPD diminta tidak mengabaikan tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan, sehingga tak salah kelola anggaran.

Ardiansyah Akhiri Safari Ramadhan di Mulupan
HO_HUMAS SETKAB KUTIM
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman (dibonceng), saat melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Mulupan, Kecamatan Muara Bengkal. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Jadwal terakhir kunjungan kerja Safari Ramadhan 1436 H, Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, beserta rombongan mengunjungi Desa Mulupan, yang berada di ujung Kecamatan Muara Bengkal, Jumat lalu.

Sebelum tiba di Mulupan, rombongan melintasi Desa Ngayau dan Senambah dengan jarak tempuh 34 kilometer dari ibukota kecamatan, Desa Muara Bengkal Ilir.

Di tempat ini, Bupati melaksanakan sejumlah agenda. Antara lain melantik pengurus Badan Permusyaratan Desa (BPD) Mulupan dan menyerahkan bantuan operasional rumah-rumah ibadah dengan total Rp 115 juta.

Bupati Ardiansyah setelah melantik pengurus BPD Mulupan mengingatkan kepada Kepala Desa dan BPD Mulupan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan bertanggung jawab. Khususnya terkait pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran yang diterima. (Baca juga: Bangun Venue, KONI Jajaki Kerja Sama dengan Pihak Swasta)

“Tahun ini, setiap desa di Indonesia akan menerima dana dari beberapa sumber, yakni bantuan keuangan kabupaten, alokasi dana desa, dan dari APBN. Jika dihitung-hitung sekitar Rp 1 sampai 2 miliar per desa. Jadi ini anggaran yang cukup besar,”ujar Ardiansyah di hadapan pajabat lingkup Pemkab Kutim, Camat Muara Bengkal, serta masyarakat yang hadir.

Untuk itu dia mengingatkan Kepala Desa dan BPD untuk betul-betul mengelola dana tersebut dengan baik. Harus bekerja sama dan berkoordinasi secara baik dan transparan. Sehingga apa yang dibutuhkan oleh masyarakat bisa dipenuhi.

Aparat desa dan BPD diminta tidak mengabaikan tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan, sehingga tak salah kelola anggaran.

Dijelaskan oleh Kepala Desa Mulupan, Fathul, penduduk Desa Mulupan berjumlah 358 Kepala Keluarga atau 1.790 jiwa. Bermukim di tepi Sungai Mulupan, sebagian besar warga berprofesi sebagai nelayan dan ada pula yang bekerja sebagai karyawan perkebunan kelapa sawit.

Fathul berharap dengan terbentuknya BPD, anggaran yang akan dikelola bisa difokuskan untuk meningkatkan daya listrik serta perbaikan infrastruktur desa.

Pada sore hingga malam harinya, bupati bersama masyarakat desa Mulupan melaskanakan buka puasa bersama dilanjutkan shalat maghrib, isya, dan tarawih berjamaah. (*hms4)

 
 
 
Editor: Kholish Chered
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help