TribunKaltim/

Berita Pemkab Kutai Timur

Persiapan Gelar TTG Kaltim Sudah 100 Persen

Jika beberapa hari lalu kesiapan baru mencapai 95 persen, maka Senin (27/7) kemarin, persiapan sudah mencapai 100 persen.

Persiapan Gelar TTG Kaltim Sudah 100 Persen
HO_HUMAS SETKAB KUTIM
Gedung Graha Expo Center sudah dipersiapkan sebagai lokasi penyelenggaraan ajang TTG tingkat Kaltim 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Setelah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke 3 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus melakukan berbagai pemantapan persiapan.

Jika beberapa hari lalu kesiapan baru mencapai 95 persen, maka Senin (27/7) kemarin, persiapan sudah mencapai 100 persen.

“Artinya Kutai Timur siap menjadi panitia penyelenggara TTG Ke 3 Tahun 2015 ini,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kutim, Erlyan Noor, dengan nada optimis.

Erlyan Noor menambahkan, Pemkab Kutim sudah 100 persen siap menyambut delegasi dari 10 Kabupaten/Kota se-Kaltim untuk menghadiri gelar TTG ke 3 tahun 2015. (Baca juga: Wow, Warga Muara Bengalon Dapat Kerapu Berbobot 100 Kg)

Kegiatan ini akan berlangsung mulai Selasa malam, (lihat grafis). Dengan agenda welcome party di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi Sangatta dan berakhir Jumat, 31 Juli 2015.

Acara ini rencananya akan dihadiri oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak beserta jajaran Pemprov Kaltim.
Panitia pun sudah siap menjamu seluruh delegasi yang akan hadir dalam gelar TTG kali ini.

Lokasi utama pelaksanaan kegiatan akan dipusatkan di Graha Expo Center Kutim. Gedung dimaksud saat ini sudah siap dan ditata sedemikian rupa. Mulai dari ruang pameran di dalam gedung maupun di luar, pasokan listrik, air bersih, halaman parkir, tempat sampah, dan juga keamanan selama kegiatan.

“Semuanya sudah ready, bahkan hotel-hotel tempat menginap para kontingen juga sudah beres. Total ada sekitar 13 hotel representatif yang direkomendasikan oleh panitia untuk ditempati peserta,” kata Erlyan Noor, saat di temui di ruang kerjanya kemarin.

Ditambahkannya, penerapan TTG merupakan sebuah proses atau rangkaian kegiatan untuk mempercepat alih teknologi dari pencipta atau pemilik kepada pengguna teknologi. Oleh karena itu, perlu upaya-upaya untuk mengembangkan TTG baik segi kualitas maupun kuantitasnya.

TTG adalah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu menjawab permasalahan yang timbul di masyarakat. Tidak merusak lingkungan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan mudah, biaya murah, dan menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan lingkungan hidup.

Menurut Erlyan, pelaksanaan gelar TTG yang bertema “Melalui Gelar Teknologi Tepat Guna, Kita Tingkatkan Daya Saing dan Kreativitas Masyarakat Menuju Kemandirian” ini dimaksudkan untuk memperkenalkan dan memperagakan hasil daya cipta masyarakat, sebagai ajang pembelajaran dalam meningkatkan inovasi di bidang TTG.

Selain itu sebagai salah satu upaya strategis dalam menyebarluaskan informasi berbagai TTG pedesaan yang dapat memberi nilai tambah kepada masyarakat. TTG ini juga menjadi wadah untuk menggali gagasan dan ide dalam penyusunan kebijakan pengembangan dan pemasyarakatan TTG pedesaan.

“Kepada seluruh masyarakat Kutai Timur diundang untuk menghadiri kegiatan ini. Selain acara pameran, akan ada hiburan band lokal dan kesenian dari para siswa-siswi di Kutim selama berlangsungnya gelar TTG,” kata Erlyan Noor. (*hms4/adv)

Editor: Kholish Chered
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help