Pilkada Serentak

Merasa Ditipu Jadi Balon Wawali, Anang Gugat PKB

Sedangkan fakta didapat diduga kuat ada unsur pidananya.

Merasa Ditipu Jadi Balon Wawali, Anang Gugat PKB
net
ILUSTRASI: Maskot Pilkada 

TRIBUNKALTIM.CO - Anang Misran Hidayatullah (45) warga Jalan Bumi Persada RT 009 Kelurahan Pemurus Baru Kecamatan Banjarmasin Selatan, Banjarmasin menggugat Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Lelaki yang akrab disapa Anang Bidik tersebut melakukan gugatan perdata dan pidana terhadap PKB Kota Banjarmasin karena membatalkan namanya sebagai Wakil Walikota Banjarmasin.

Aspihani Ideris, kuasa hukum Anang Bidik mengatakan, gugatan perdata tentang pemilu kada 2015, karena gabungan partai politik untuk meminta mahar kepada bakal calon kepala daerah.

Sedangkan fakta didapat diduga kuat ada unsur pidananya.

Aspihani Ideris didampingi Anang Bidik mengatakan, bahwa DPC PKB membuat surat rekomundasi terhadap Anang Misrat Hidayatullah sebagai wakil Wali Kota dari Partai PKB.

Ternyata pada tanggal 28 Juli 2015 mendaftarkan Calon Zulfadli Gazaji dan Ahmad Zainudin Zahri.

"Pidananya sudah dilaporkan ke Poltabes Banjarmasin," kata Aspihani Ideris.

"Jadi intinya kami beranggapan klaien kami ditipu. Secara meteri dan merasa malu karena sudah ada rekomundasi dari PKB. Jadi merasa dibodohi. Karena surat tertanggal 23 Juli 2015 No 025/DPC-03/V/A.1/2015 ditandatangano Hil Yah Aulia sebagai ketua dan Rizani Noor selaku Sekretaris PKB Banjarmasin. Klien kami juga tidak diundang pada penetapan bakal calon Walikota dan Wawali Kota Banjarmasin," jelas Aspihani Ideris kepada wartawan di PN Banjarmasin. (*)

***
Baca berita selengkapnya, eksklusif, terkini, unik dan menarik di Harian Tribun Kaltim
Seru, berinteraksi dengan 70 Ribu netizen? Like fan page  fb TribunKaltim.co  dan Follow  twitter@tribunkaltim dan tonton Video Youtube TribunKaltim


Editor: Kholish Chered
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved