TribunKaltim/
Home »

Opini

Salam Tribun

Mencintai Samarinda

SEMUA ini tentang mencintai kota Samarinda! Sudah sekian kali walikota berganti, dan Tepian masih begitu-begitu saja.

Mencintai Samarinda
DOK TRIBUNKALTIM
Achmad Bintoro

Salam Tribun

Mencintai Samarinda

Oleh ACHMAD BINTORO

SEMUA ini tentang mencintai kota Samarinda! Sejumlah aktivis lingkungan dan tambang tak henti menyuarakan keadilan atas belasan bocah yang tewas di kolam bekas galian tambang. Jatam Kaltim mencatat sudah 14 anak yang tewas di dalam lubang-lubang maut tersebut, 10 di Samarinda, dan 4 di Kutai Kartanegara.

Mereka terus bergerak dan berteriak, meski dalam empat tahun ini tak satu pejabat yang merespon tuntutan mereka: tutup tambang pembunuh anak-anak dan proses hukum! Merah dan pendahulunya, Kahar Al Bahri, juga Direktur Pokja 30 Carolus Tuah adalah orang-orang muda yang tulus mencintai kota ini.

Kritik mereka memang kadang bikin merah telinga. Tapi itu semata agar kota berpenduduk hampir satu juta jiwa ini benar-benar dapat menjadi sebuah kota yang ramah, aman dan nyaman bagi seluruh warganya, terlebih bagi anak-anak.

Itu pula yang kini disuarakan Rahmawati, ibu Raihan. Ia menggunakan petisi daring di change.org untuk menggalang dukungan. Petisi ditujukan kepada Menteri LH dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang.

Baca: Trans Studio

Rachma sudah merasakan bagaimana pedihnya kehilangan si buah hati. Siang itu, 22 Desember 2014, Raihan dijemput kawan-kawannya untuk bermain. Rachma tak pernah menyangka itu menjadi kali terakhir ia melihat anaknya hidup. Sore hari ia menyaksikan anaknya sudah terbujur kaku di kolam tambang sedalam 30 meter dan seluas enam kali lapangan sepak bola milik PT Graha Benua Etam.

"Saya tidak pernah merasakan sakit yang begitu dalam, tapi kehilangan anak ini sungguh membuat hati saya hancur," ujarnya. "Saya tidak mau kejadian ini dialami orangtua lain. Cukup Raihan yang terakhir," tutur Rahma saat menyerahkan petisi ke Siti Nurbaya, 24 Pebruari 2015.

Halaman
123
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help