Berita Pemkab Kutai Timur

Bupati Ajak Paguyuban Ini Berkontribusi Aktif Bangun Daerah

Pemkab tidak membatasi masyarakat yang ingin berusaha di bidang apapun. Asalkan memang punya kemauan dan kemampuan untuk berusaha.

HO_HUMAS SETKAB KUTIM
Bupati Ardiansyah Sulaiman memberikan sambutan di acara pelantikan Dewan Pengurus Daerah Kerukunan Daerah Barru (DPD KDB) Kutim masa periode 2015-2018. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengajak segenap warga Bugis Barru yang ada di daerah ini, terutama yang telah menjadi penduduk tetap dan mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kutim, untuk bersama-sama dengan masyarakat lainnya membangun daerah lebih baik.

Ajakan dimaksud disampaikan oleh orang nomor satu di Pemkab Kutim ini saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah Kerukunan Daerah Barru (DPD KDB) Kutim masa periode 2015-2018 di Gedung Buana Mekar, Sangatta Utara, belum lama ini.

“Bagi warga Barru yang telah mengantongi KTP Kutim, silakan berusaha dengan maksimal dan membangun daerah ini,” ajak Bupati saat itu.

Kabupaten Kutim, sambung Ardiansyah, merupakan daerah baru dan terbuka. Memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Mulai sektor kehutanan hingga kawasan maritim yang luas.

Pemkab tidak membatasi masyarakat yang ingin berusaha di bidang apapun. Asalkan memang punya kemauan dan kemampuan untuk berusaha.

Ardiansyah yakin dan percaya bahwa kerukunan paguyuban serta antar masyarakat merupakan bagian terpenting dalam membangun suatu daerah. (Baca juga: Positif Enclave TNK, Dinas PU Segera Perbaiki Jalan HM Ardans)

Terakhir Bupati menyampaikan selamat kepada pengurus baru, DPD KDB Kutim periode 2015-2018 yang diketuai Asriansyah bersama Sekretaris Robert Efendi serta Ketua Dewan Pembina Hajar Siang.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutim, Ismunandar, saat itu juga terlihat hadir dan didaulat sebagai sesepuh keluarga Barru. Karena menurut warga Barru, Ismunandar dinilai telah lama menyatu dan bergaul dengan suku Bugis satu ini.

Ismunandar mengakui telah lama mengenal dan bergaul dengan warga Bugis Barru, terutama saat dirinya tinggal di Kecamatan Sangkulirang. Bahkan, kata dia, hubungan masyarakat Sangkulirang sangat erat dan sudah terjalin sejak lama.

“Kerukunan etnis di Sangkulirang cukup harmonis. Karena, di Sangkulirang terdapat suku Bugis, Banjar, Jawa, dan suku lainnya,” sebut Ismu, panggilan akrab Ismunandar.

Sejumlah tokoh masyarakat Barru dari Sulawesi Selatan dan daerah di Indonesia sengaja hadir mengikuti acara dimaksud. Termasuk jajaran pengurus KDB Jakarta, Balikpapan, Palu, Makassar, Papua, dan dari daerah lainnya. (*hms6/adv)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved