Citizen Journalist

Citra Olahraga Sekolah: Kemenangan atau Sportivitas?

MEN Sana In Corpore Sano artinya di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat demikianlah pepatah yang pernah kita dengar.

Citra Olahraga Sekolah: Kemenangan atau Sportivitas?
tribunkaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo
SPORTIF - Ilustrasi. Salah satu pertandingan basket dalam kejuaraan basket pelajar. Sebuah kompetisi olahraga seharusnya dapat melatih bersikap sportif. 

OLEH: Muhammad Afif Sekedang
SMPIT Cordova, Samarinda

MEN Sana In Corpore Sano artinya di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat demikianlah pepatah yang pernah kita dengar. Setiap orang ingin memiliki tubuh yang sehat agar dapat beraktivitas sehari-hari dengan baik. Banyak jenis olahraga yang bisa kita lakukan dari yang ringan hingga berat, dari yang hanya untuk menyalurkan hobi hingga menjadikan olahraga sebagai sesuatu yang dilakukan secara profesional.

Mengingat pentingnya olahraga, banyak jenis olahraga yang diajarkan di sekolah-sekolah seperti bola basket, kasti, futsal, voli, bulutangkis, tolak peluru, renang, karate, taekwondo, sepak bola dan lain-lain. Demikian juga di sekolah saya terdapat beberapa kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) olahraga seperti futsal, basket, taekwondo.

Setiap anak tentunya memiliki hobi dan bakat yang berbeda di bidang olahraga. Namun semuanya tak lepas dari keinginan menjaga dan menjadikan badan sehat, menyalurkan hobi yang disenanginya atau sekadar mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat di samping bidang lain yang tak kalah menariknya seperti bermain musik, tari, bermain drama, menggambar, kaligrafi, tahfidz, tartil, menyanyi, puisi, menulis cerpen, membuat komik,menggambar grafiti (yang ini merupakan hobi saya) dan lain-lain. Ditambah bila kita dapat melakukannya beramai-ramai bersama teman-teman, selain badan menjadi sehat hati juga merasa senang.

Adapun berbagai jenis olahraga tersebut dapat dilakukan secara individu (seperti lari, jalan santai dan lain-lain), berpasangan (ganda bulutangkis, ganda tenis dan lain-lain) atau berkelompok (voli, basket, futsal, kasti dan lain-lain). Semuanya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda.

BACA JUGA: Aktivis Melawan Mafia Tambang itu Tewas Saat Menimang Cucu

Untuk olahraga yang dilakukan secara berpasangan atau berkelompok, kita harus dapat bekerja sama satu dengan yang lain. Biasanya untuk lebih meningkatkan semangat olahraga dan mempererat persahabatan antar sekolah, banyak diadakan pertandingan di bidang olahraga yang diadakan antar sekolah. Senang rasanya melihat teman-teman kita yang bisa terpilih bertanding untuk mewakili sekolah. Setiap sore hari mereka berlatih mempersiapkan diri dalam menghadapi pertandingan.

Betapa bangganya bila seseorang dapat terpilih dalam tim yang akan berkompetisi dalam pertandingan antar sekolah se-kota atau provinsi bahkan bila bisa membawa nama Indonesia di kancah internasional. Dalam suatu pertandingan terkadang kita mengalami kemenangan dan ada saatnya mengalami kekalahan. Meskipun kalah, harus tetap semangat. Bila menang, adalah bonus dari kerja keras selain kesehatan yang didapat.

BACA JUGA: Daerah Ini Punya Banyak Sungai, tapi Olahraga Dayung Miskin Prestasi

Bagi kita yang tidak terpilih dalam kompetisi untuk masuk dalam suatu tim olahraga, kita pun tidak perlu kecewa. Harus tetap semangat karena itu artinya juga dapat melatih mental untuk berbesar hati menerima kakalahan dan berpikir positif bahwa masih ada yang lebih baik dari kita. Dan artinya harus berlatih lebih keras lagi hingga mungkin suatu saat dapat menggapai mimpi itu.

Terkadang tim yang berlaga dalam pertandingan pun pernah mengalami kemenangan dan kekalahan. Semua sekolah pastilah menginginkan kemenangan karena kemenangan mencerminkan citra sekolah tersebut dalam membina olahraga tersebut.Tapi akan lebih membanggakan bila tim sekolah tersebut dapat berkompetisi dengan lebih sportif dalam pertandingan tersebut. Dapat terpilihnya tim dalam suatu pertandingan sudah memberikan kebanggaan tersendiri bagi sekolah tersebut.Artinya kita sudah menjadi juara di hati guru di samping hati orangtua kita.

LIHAT JUGA: Video - Tawuran Sportif Tanpa Sajam dan Pistol, Hanya Baku Pukul

Akan lebih baik bila kita bertanding dengan penuh semangat, sportivitas dibarengi sikap tidak meremehkan lawan namun tidak juga berkecil hati. Sehingga pertandingan yang kita lakukan lebih menyenangkan dan tidak menghilangkan fungsi sebenarnya dari olahraga yaitu untuk kesehatan jasmani dan rohani. Serta lebih mempererat persahabatan dan persatuan antar sekolah.

Sebagai suporter, kita pun harus berbesar hati meskipun tim yang kita dukung mengalami kekalahan kita tetap harus bangga karena suporter juga mencerminkan citra tim yang sedang berlaga. Kekalahan juga melatih mental tim yang kita dukung agar lebih kuat dan lebih baik ke depannya. (*)

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved