Pekan Budaya Bakal Tampilkan Kearifan Lokal Suku di Bumi Etam

"Kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan kita," tuturnya.

Pekan Budaya Bakal Tampilkan Kearifan Lokal Suku di Bumi Etam
TribunKaltim/Cornel Dimas
ILUSTRASI: Tarian Hudog di akhir acara Pesta Panen Padi Lomplai, Dayak Wehea, MUara Wahau, Kutai Timur 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Satu lagi event wisata akan digelar di Samarinda.

Bukan pemerintah, event wisata bertajuk Pekan Budaya ini digelar oleh elemen masyarakat yang tergabung dalam Organisasi Pasak Bakudapati.

Ketua Umum, Pasak Bakudapati, Rizal, mengatakan kegiatan ini digelar untuk menggairahkan sekaligus memerkenalkan kembali kearifan budaya suku-suku asli di Kaltim.

"Kita ingin melestarikan budaya suku-suku di Kaltim. Di Kaltim ini ada banyak suku. Ada Kutai, Dayak, Tidung, sampai Paser. Semua akan kita tampilkan," kata Rizal, di Kantor Pasak Bakudapati, Jalan M Yamin, Samarinda, Selasa (20/10/2015).

Beberapa pertunjukan tari-tarian, lagu daerah, hingga perlombaan permainan tradisional suku-suku asal Kaltim akan ditampilkan.

(Baca juga: Ganggu Ketertiban, Lima Anak Punk Diamankan)

"Kaltim kaya akan budaya. Dari permainan saja kita punya gasing, lomba sumpit, dan banyak lagi," ungkap Rizal.

Kendati bertujuan melestarikan budaya asli Kaltim, lanjut Rizal, pihaknya juga memersilakan elemen masyarakat dari suku lainnya di Indonesia untuk berpartisipasi dalam Pekan Budaya ini.

"Silakan. Kita sangat terbuka. Kita sangat berterima kasih jika ada suku lain yang ingin bergabung memeriahkan acara ini. Justru kita meminta dukungan dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Kaltim untuk berpartisipasi di acara ini," katanya.

Pekan Budaya ini, menurut Rizal, akan menjadi agenda rutin Pasak Bakudapati, di Samarinda.

"Kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan kita," tuturnya. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved