Investasi Rp 3 Triliun

VIDEO- Singapura Menyulap Pulau Manis Jadi Eco-Resort Terbesar di Indonesia

Pulau Manis wilayah Batam, kini dikembangkan oleh investor Singapura menjadi Funtasy Island, lokasi wisata eco-resort terbesar di Indonesia.

VIDEO- Singapura Menyulap Pulau Manis Jadi Eco-Resort Terbesar di Indonesia
maritime-executive.com
Beginilah jadinya investor Singapura membangun Pulau Manis di Batam berubah menjadi Funtasy Island, sebuah pusat wisata bahari eco-resort pantai terbesar di Indonesia. 

SINGAPURA: Pengembang Singapura telah menyulap Pulau Manis menjadi Funtasy Island sebagai kawasan kawasan taman laut ramah lingkungan terbesar yang dibangun di perairan Indonesia. Lokasi ini hanya bisa diakses melalui layanan feri dari Singapura, demikian pernyataan pengembang Pulau Funtasy, Selasa (20 Oktober).

Pengembangan dari Singapura itu membangun kawasan seluas 328 hektare berupa villa laguna lumba-lumba, taman dan klub pantai, yang lokasinya hanya 16 km dari Singapura. Untuk mencapai lokasi wilayah Indonesia itu, pihak pengembang menyiapkan feri yang bisa mengantar pergi-pulang dari HarbourFront, tutur Funtasy Island Development (FID) dalam sebuah konferensi pers.

Disini Videonya:

Funtasy Island punya nama asli Pulau Manis, terdiri dari enam klaster pulau-pulau kecil di wilayah utara Batam yang diakuisisi dari pengembang PT Batam Pulau Marina, berbasis di Batam 20 tahun lalu. Sejak 2010, FID telah mengivestasikan dana S $ 300.000.000 (hampir Rp 3 triliun) untuk mengembangkan pulau itu.

funtasyisland.com

Proyek ini mulai dibuka akhir kuartal pertama 2016, dan sekarang tengah melakukan pengelolaan hotel resort bersama Louvre Hotels Group. FID mengatakan 70 persen lingkungan alam pulau itu akan dipertahankan. Sisanya 30 persen akan dialokasikan untuk pembangunan 400 villa dan dua hotel.

Direktur FID Michael Yong mengatakan:"Sebelum kita bahkan mulai konstruksi, kami menanam 4.000 pohon bakau di sekitar pulau. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk menanam hampir 200 batu karang." FID memiliki rencana mengumpulkan dana konservasi menanam satu karang di pulau untuk setiap pengunjung, katanya.

maritime-executive.com
Halaman
12
Penulis: Priyo Suwarno
Editor: Priyo Suwarno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved