Citizen Journalism

Polder Air Hitam Nasibmu Kini

Sejak dibangun Flyover Air Hitam, banyak kendaraan yang mengambil jalan pintas melalui Polder Air Hitam.

Polder Air Hitam Nasibmu Kini
tribunkaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo
Kondisi Polder Air Hitam saat ini. Warga mengajak masyarakat menjaga polder untuk kepentingan bersama. 

Oleh: Regina Anggraeni Angi
Siswi SMP Negeri 7 Samarinda
anggraeniangi@gmail.com

SETIAP pagi saya selalu melalui Polder Air Hitam untuk pergi ke sekolah, banyak kendaraan yang melewati polder ini. Sejak dibangun Flyover Air Hitam, banyak kendaraan yang mengambil jalan pintas melalui polder. Polder Air Hitam sebagai penghubung jalan Wahab Syahranie dengan Jalan Kadrie Oening. Polder yang dibangun pada beberapa tahun yang silam, berfungsi untuk mengantisipasi banjir yang melanda daerah Air Hitam dan sekitarnya.

Melihat Polder Air Hitam sekarang, yang berada di belakang perumahan mewah yang ditumbuhi rumputan liar dan semak belukar tampak tidak pernah dipelihara. Sampah berhamburan ke mana-mana tidak ada tempat sampah, dengan susunan batako yang tidak teratur mengelilingimu. Air hitam di tengah polder, dulunya pernah dilepas ikan untuk hiburan sekarang diusik untuk dipancing oleh orang-orang yang tidak pernah melepas ikan.

BACA JUGA: Banjir, Bangunan Polder Air Hitam di Samarinda Tak Berfungsi

Tiga bangunan olahraga berdiri menunjukan kesan kekuatan yang besar, taekwondo, anggar, dan pencak silat, disusul bangunan baru lainnya. Tampak pula tenaga surya menghiasi sekeliling polder, tapi waktu malam sebagian gelap gulita.

Tampak setiap siang, setelah saya pulang sekolah terlihat mobil tangki kuning sedang membuang lumpur hasil sedotannya dipinggir polder, kelihatan pangkalannya di situ. Di sebelahnya tampak beberapa anak sekolah sedang berkeliling polder untuk pulang ke rumah.

Polder Air Hitam sebagai sarana olahraga dapat dilihat setiap pagi, banyak orang-orang memanfatkan fasilitas yang ada untuk berolahraga jalan kaki berkeliling polder. Setiap Sabtu pagi juga banyak orang berkumpul untuk melakukan senam bersama diiringi dengan musik pagi.

BACA JUGA: Masih Banjir, Polder Gang Indra Ajukan Rp 26 Miliar Lagi

Beberapa bulan yang lalu polder ini juga, dijadikan tempat berembuknya para pejabat Kaltim dan masyarakat tentang masalah banjir. Di sisi lain Polder Air Hitam tempat berkumpulnya para penjualan makanan yang menghiasi disepanjang sarana olah raga yang ada.Pedagang ini muncul ketika ada acara olahraga yang diadakan di 3 gedung olah raga tersebut. Kadang polder ini dimanfaatkan sebagai sarana olahraga boat air yang dikendalikan dengan remote.

Apa yang harus dilakukan Pemerintah Kota Samarinda? Polder sebagai fungsi awalnya untuk menampung air dan mengendalikan banjir yang ada dapat dipelihara dengan baik. Kebersihan dan penghijauan pohon yang ada merupakan bagian yang terpenting untuk dapat menjadikan polder sebagai sarana olahraga. Mari kita bersama menjaga polder untuk kepentingan bersama. Keberagaman fungsi yang ada di dalam polder hendaknya dapat dipilah dan disesuaikan dengan fungsi awal polder. (*)

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved