Bupati-Wabup Sibuk, Pembagian SK Tenaga Honor Ditunda

Rencana pembagian surat keputusan (SK) kepada sekitar 160 tenaga honor kategori 2 (K2) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, terpaksa ditunda.

Bupati-Wabup Sibuk, Pembagian SK Tenaga Honor Ditunda
NET/GOOGLE
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Rencana pembagian surat keputusan (SK) kepada sekitar 160 tenaga honor kategori 2 (K2) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, terpaksa ditunda.

Acara seremonial pembagian SK yang direncanakan pada Kamis (5/11/2015) harus ditunda lantaran Bupati Nunukan Haji Basri dan Wakil Bupati Nunukan Hajjah Asmah Gani tidak berada di tempat saat itu.

Kepala Bidang Pengembangan dan Kedudukan Hukum Pegawai pada Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kabupaten Nunukan, Hasruni mengatakan, Bupati maupun Wakil Bupati harus menghadiri undangan terkait klarifikasi peserta pemilu di Samarinda.

Acara itu wajib dihadari seluruh pasangan calon Bupati-Wakil Bupati. Kebetulan Bupati dan Wakil Bupati sama-sama mencalonkan diri sebagai Bupati Nunukan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nunukan 2015.

"Alasannya itu saja. Siapa yang memberikan? Tidak ada motif lain,'' ujarnya, Rabu (4/11/2015).

Baca: Tak Efektif, Tenaga Honor PU Banyak Duduk-Duduk Menganggur

Dia mengatakan, penundaan ini tidak akan berlangsung dalam waktu yang lama. Setelah Bupati dan Wakil Bupati pulang, pihaknya akan melakukan pembagian SK.

“Kita jadwal ulang tanggal 8 November. Nanti acaranya di GOR Sungai Sembilang,” katanya.

Sebenarnya ada sekitar 210 tenaga honor K2 yang mendapatkan SK pada tahun ini. Hanya saja, Bupati telah membagikan SK untuk 50 tenaga honor yang bertugas di Kecamatan Krayan. Bupati pada Senin lalu datang langsung membagikan SK ke Kecamatan Krayan dengan pertimbangan efisiensi anggaran.

“Kebetulan Bupati juga membuka acara Irau Rayeh di Kecamatan Krayan. Lebih efektif dan efisien malah. Dari pada kita datangkan mereka ke sini, berapa biaya untuk 50 orang itu?” katanya.

Hasruni mengatakan, ada 780 tenaga honor K2 yang terdaftar dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Namun SK untuk 313 tenaga honor lainnya masih dalam proses pembuatan.

“Nantinya mereka akan kembali dipersilakan mengikuti CAT lagi untuk tahun 2016,” ujarnya. (*)

***

UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan. Like fb TribunKaltim.co  Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim

Penulis: Niko Ruru
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help