Kabut Asap

Intan, Gadis Relawan yang Berjibaku Padamkan Api di Hutan Gambut

Linimasa di Facebook seketika ramai dengan nama Intan, gadis manis yang tengah membantu proses pemadaman kebakaran hutan gambut di Kalimantan Tengah.

Intan, Gadis Relawan yang Berjibaku Padamkan Api di Hutan Gambut
Dok. Sekolah Relawan
Intan Syafrini Fazrianti saat melakukan pemadaman di Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTIM.CO - Linimasa di Facebook seketika ramai dengan nama Intan, gadis manis yang tengah membantu proses pemadaman kebakaran hutan gambut di Kalimantan Tengah

"Namanya Intan... dia emang tergolong seperti batu permata... anak gadis seumuran dia bisa saja hanya duduk di cafe sambil maenin gadget, bisa saja killing time di spa atau salon-salon... anak gadis seumuran dia bisa saja sangat takut bila kukunya terlambat di meni pedi... anak gadis seumuran dia bisa saja sangat takut tidak meng-up date medsos nya... tapi dia Intan... si batu permata ini malah memilih gabung dengan laskar SEKOLAH RELAWAN".

Demikian bunyi kutipan yang menyertai foto Intan yang mengenakan pakaian Pemadam Kebakaran berwarna merah. Foto itu menyebar luas di media sosial (medsos) dan menarik simpati sehingga para netizen membagikan foto tersebut di linimasa masing-masing.

Intan Syafrini Fazrianti nama lengkapnya. Gadis berusia 19 tahun ini merupakan mahasiswi semester tiga di Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta.

"Dari awal pemberitaan asap muncul, saya selalu ikuti perkembangannya. Sampai akhirnya, tersiar kabar hanya tersisa lima persen lagi udara di sana yang bersih. Saya pun membulatkan tekad untuk berangkat," kata Intan kepada Kompas.com, Kamis (5/11/2015).

Baca: Warga Gembira Hujan Deras Kembali Guyur Palangkaraya

Salah satu alasan Intan memutuskan menjadi relawan lantaran dia ingin melakukan sesuatu aksi nyata.

"Karena menurut saya, hanya meng-update di medsos atau koar-koar saja di broadcast enggak begitu berarti banyak juga. Saya penasaran dan ingin tahu keadaan di sana seperti apa dan mengapa sampai separah itu," tuturnya.

Meski dengan niat dan tekad yang kuat, Intan sempat mengkhawatirkan kondisi kesehatan dirinya. Padahal, Intan punya gangguan pernapasan. Namun, menurut dia, kondisi itu tak terlalu parah.

Pengalaman pertama

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved