TribunKaltim/

Catat, Minggu Besok Kopfi Ajak Warga Nobar Film Alif-Lam-Mim di Bioskop

Terbentuk pada 5 November lalu, ia mengumpulkan 20 orang rekannya tergabung dalam komunitas ini.

Catat, Minggu Besok Kopfi Ajak Warga Nobar Film Alif-Lam-Mim di Bioskop
NET/GOOGLE
Ilustrasi - Film 3, Alif-Lam-Mim 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Berangkat dari ketidakpastian jadwal penayangan film laga berjudul "3" di bioskop karena dianggap kurang diminati penonton, Faridamiaty, guru di Sekolah Bunga Bangsa mengajak rekan-rekannya membentuk Komunitas Pecinta Film Islami (Kopfi) Indonesia.

Terbentuk pada 5 November lalu, ia mengumpulkan 20 orang rekannya tergabung dalam komunitas ini.

Tak sampai sebulan kemudian, Kopfi menyelenggarakan acara nonton bareng film 3 di Bioskop 21 Samarinda Central Plaza (SCP), Kalimantan Timur.

Menurut Farida yang ditemui di Bioskop 21, SCP, Jumat (11/12/2015), dunia seni, perfilman, memiliki andil yang cukup besar dalam membentuk karakter anak bangsa.

''Insya Allah, grup dan komunitas ini hadir atas dasar keprihatinan kita (sebagai umat Muslim) pada moral dan kondisi umat muslim di Indonesia yang notabene kekurangan figur-figur positif di dunia seni, khususnya perfilman,'' tuturnya.

Baca: Hari Ini Aston Akan Mengadakan Nobar Bersama Relasi

Selain itu tayangan televisi yang jauh dari nilai positif salah satunya ada di film, khususnya film-film layar lebar yang ke depannya akan mengisi tayangan di televisi.

''Ke depan kita berharap kejadian tidak ditayangkannya lagi film ''3 "Alif Lam Mim" yang di dalamnya kaya akan pelajaran hidup dan nilai-nilai Islami di bioskop tidak akan terulang. Agenda awal kita adalah nobar film 3 'Alif Lam Mim'," katanya.

Bagi yang belum pernah mendengar dan tahu, film “3”, kisah ini diambil dari tiga sekawan masa kecil, rekan seperguruan satu pesantren yang terpisah dalam kiprahnya masing-masing saat mereka dewasa.

Mereka adalah Alif (Cornelio Sunny), Lam (Abimana Aryasatya), dan Mim (Agus Kuncoro). Kisah aksi tiga sekawan inisemakin kompleks di tengah kisah cinta seorang dobel agen Laras (Prisia Nasution) dan terbunuhnya seorang istri jurnalis yang solehah bernama Gendis (Tika Bravani) akibat konspirasi yang didalangi oleh orang-orang terdekat mereka.

Halaman
12
Penulis: Nevrianto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help