Trans Studio Samarinda
PKPW yang Kaji Trans Studio Catut Nama Unmul?
Pusat Kajian Pengembangan Wilayah (PKPW) Fakultas Ekonomi, Universitas Mulawarman (Unmul), diragukan keberadaannya.
Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Pusat Kajian Pengembangan Wilayah (PKPW) Fakultas Ekonomi, Universitas Mulawarman (Unmul), diragukan keberadaannya. Hal ini diungkapkan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Minggu (12/12/2015).
Diketahui, PKWP sempat melakukan kajian kelayakan pembangunan Trans Studio, di lahan eks Hotel Lamin Indah, yang berlokasi di Jalan Bhayangkara Samarinda. Hasilnya kajian PKPW tersebut menyatakan Trans Studio tidak layak di bangun di Jalan Bhayangkara.
“Saya sudah konfirmasi ke Rektor Unmul (Prof Masjaya). Unmul tidak punya lembaga bernama PKPW. Jadi PKPW yang selama ini meneliti kelayakan Trans Studio itu hanya mencatut nama Unmul,” tegas Awang.
Baca: Kata Gubernur, DPRD Hanya Cari Alasan Menolak Trans Studio
Awang pun lantas meminta kembali meminta DPRD Kaltim segera mengesahkan persetujuan hibah lahan eks Hotel Lamin Indah, kepada Perusahaan Daerah (Perusda) Melati Bhakti Satya (MBS). Diketahui, lahan seluas 4,1 hektare ini akan menjadi modal kerjasama Perusda MBS, untuk membangun Trans Studio Kaltim, bersama CT Corp.
“Ya DPRD harus mengesahkan. Jika DPRD memindahkan lokasi Trans Studio dari Jalan Bhayangkara. Sama artinya DPRD menolak Trans Studio hadir di Kaltim,” tegas Awang. (*)
***
Follow @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/lahan-trans-studio_20150713_111947.jpg)
