Geger, Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Kondisinya Membusuk dengan Tali Pusar Menempel

saat jasad bayi tersebut ditemukan warga langsung beramai-ramai memadati tempat kejadian perkara

Geger, Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Kondisinya Membusuk dengan Tali Pusar Menempel
TRIBUN/ITA
Warga Desa Sebatuan, Uzmala menunjukkan lokasi penemuan mayat bayi laki-laki di Dusun Sungai Lakum, Desa Sebatuan, Kecamatan Pemangkat, Selasa (5/1/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO - Heboh penemuan mayat bayi kembali terjadi. Kali ini warga di sekitar Desa Sebatuan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang dibuat geger.

Mayat bayi ditemukan mengapung di Sungai Lakum, Desa Sebatuan, Selasa (5/1/2016).

Mayat bayi yang berjenis kelamin laki-laki ini pun sudah dalam keadaan membusuk dengan tali pusar masih menempel.

Bayi ini ditemukan warga mengapung di bawah jembatan aliran Sungai Lakum tak jauh berada dari Sungai Sebangkau, Desa Sebatuan, sekitar pukul 9.30 WIB.

"Saat ditemukan kondisinya busuk, diperkirakan mungkin sudah 2 hari," ujar Kepala Dusun Sungai Lakum, Juhaidi (40) kepada Tribunpontianak.co.id.

BACA JUGA: Cyclopia, Bayi Ini Lahir Hanya Punya Satu Mata di Tengah Dahi

Ia mengatakan, saat jasad bayi tersebut ditemukan warga langsung beramai-ramai memadati tempat kejadian perkara. Namun tak berani mengangkat bayi yang dalam posisi telungkup tidak jauh dari sampan yang terikat di pinggir sungai di depan gudang beras Djong Ce RT 02/RW 02 di tepi jalan Raya Sebangkau.

"Kemudian setelah aparat kepolisian Pospol Babinsa Sebangkau datang, Pak Amin dan dan Pak Rabudin yang mengangkatnya," jelasnya.

Pada saat kejadian, sebetulnya dikatakan oleh Juhaidi, ia juga bersama sebagian warga lainnya sedang tahlilan acara 100 hari kematian satu di antara warga. (Tribun Pontianak/Dhita Mutiasari)


Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved