TribunKaltim/

Hujan Tiga Jam, Banjir Mulai Rendam Rumah Warga

Bukan hanya jalan yang banyak dilalui pengendara yang terendam air, termasuk sejumlah rumah di dataran rendah yang selama ini jadi langganan banjir

Hujan Tiga Jam, Banjir Mulai Rendam Rumah Warga
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Banjir yang terpantau di Jalan Rajawali Palangkaraya, Kamis, (7/1/2016) . 

tribunkaltim.co, PALANGKARAYA - Kamis (7/1/2016) mulai sekitar pukul 04.00-07.00 WIB, Palangkaraya, Kalimantan Tengah diguyur hujan lebat. Hujan selama sekitar tiga jam itu membuat sejumlah jalan di Palangkaraya tergenang air. 

Bukan hanya jalan yang banyak dilalui pengendara yang terendam air, termasuk sejumlah rumah di dataran rendah yang selama ini, menjadi langganan banjir juga turut terendam air.

BACA JUGA:  Banjir 7 Meter Sentuh Atap Rumah Warga Peso

Pantauan BPost Online di lapangan, sejumlah jalan yang terendam air itu adalah Jalan Rajawali, Jalan Tjilik Riwut depan Rutan Palangkaraya, Jalan Paus Raya, Jalan Sapanraya, jalan Lumba-lumba, Jalan Tangkasiang, Jalan Murai dan masih banyak lagi.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Stasiun Tjilik Riwut Palangkaraya, Kalimantan Tengah, I Wayan Mustika, mengatakan, sejak November 2015 lalu, hujan yang mengguyur Palangkaraya memang cukup tinggi, sehingga rawan banjir. "Ini memang perlu diantisipasi," katanya.

BACA JUGA: Duh, Hampir Semua Kelurahan di Kota Ini Rawan Banjir dan Longsor

Tinggi air hingga mencapai 30 centimeter di sejumlah jalan ‎seperti Jalan Rajawali, dan Jalan Tjilik Riwut. Akibatnya banyak sepeda motor yang mogok.

Pantauan di Jalan Rajawali, sejumlah pengendara mendorong kendaraannya yang mogok saat melewati jalan yang tergenang.

"Sepeda motor saya ini, memang rawan mogok bila melewati jalan tergenang air," sebut Rahma, salah seorang pengendara yang kendaraannya mogok saat melintas di Jalan Rajawali yang terendam air. (Fathurahman/Banjarmasin Post)

***

Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim


Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help