Pasien Penderita Distonia

Operasi Perdana di Cina, Cangkok Elektroda untuk Pulihkan Kemampuan Musisi Bermain Gitar

Untuk pertama kalinya, tim dokter di Cina berhasil mencangkokan eletroda pada otak pasien penderita distonia. Kini pasien itu bisa bermain gitar lagi.

Operasi Perdana di Cina, Cangkok Elektroda untuk Pulihkan Kemampuan Musisi Bermain Gitar
southerndaily.com
Mr Li penderita distronia, menjalani operasi pencangkokan elektroda di otaknya sehingga kemampuan bermain gitarnya bisa dipulihkan kembali. 

SEORANG musisi gitar Cina terkena penyakit distonia, yaitu gangguan otot yang membuat tangannya bergerak di luar kendali. Akibanya musisi ini kemudian tidak mampu lagi memainkan gitar yang selama ini menjadi gantungan hidupnya.

Nah, untuk pertama kalinya pula tim dokter di Cina melakukan operasi otak dengan cara mencangkokan elektroda pada otak sang musisi yang terkena distonia itu, agar bisa pulih kembali dan mampu memainkan gitar seperti biasa.

southerndaily.com
Mr Li, 57, menderita sakit distonia. Kemampuan untuk bermain gitarnya kacau, kini dia menjalani operasi perdana di Cina dan hasilnya dia mampu bermain gitar lagi.

Selama melaksanakan operasi, musisi itu diminta memetik gitar untuk memperbaiki kondisi otot yang sudah jarang memainkan gita. Hasilnya? Ternyata instan, pria itu benar-benar mampu memainkan gitar di meja operasi. 

Para dokter menanamkan elektroda bertenaga baterai di otak pria berusia 57-tahun itu. Pria itu diidentifikasi sebagai Mr Li demikian aporan Southern Daily, menjalani operasi untuk mengurangi distonia musisi, kondisi neurologis langka ia derita sejak 1990-an.

southerndaily.com
Selama menjalani operasi, Mr Li diminta memainkan gitar agar kemampuannya bermain musik dipulihkan kembali dengan cara mencangkokan elektroda ke otaknya.

Akibatnya, Li tidak mempunyai kemampaun lagi secara efektif menggunakan otot-otot jari-jarinya memainkan alat musik, gitar.

Setelah itu memburuk selama bertahun-tahun, Mr Li, yang berasal dari Changchun di utara-timur Provinsi Jilin, Cina, memutuskan untuk menjalani operasi otak canggih di sebuah rumah sakit di Shenzhen, di selatan negara itu.

Ini adalah operasi yang pertama dilakukan oleh ahli bedah di Cina. Dan itu dampaknya memang mampu memulihkan kemampuannya itu hampir secara instan. Pria itu bermain gitar di meja operasi dalam sebuah video yang dipublikasikan di portal berita China Sohu.

souterndaily.com
Mr Li menjalani operasi pencangkokan elektroda ke otaknya, untuk memulihkan dari penyakit distonia yang dia derita.

Operasi melibatkan dokter menanam elektroda bertenaga baterai di otak berusia 57 tahun, yang akan berlangsung selama sekitar sepuluh tahun.

"Operasi ini berbeda dengan operasi lain," kata Cai Xiaodong, direktur departemen neurologi di Rumah Sakit Shenzhen, tempat operasi dilaksanakan.

"Pasien harus memainkan lagu sebelum operasi dan harus tetap terjaga selama operasi dilaksanakan. Setelah elektroda ditanamkan di otak, pasien diminta memainkan gitar untuk evaluasi, apakah dia mampu memainkan gitar kembali. Ternyata hasilnya bagus, " kata ahli bedah itu seperti dikutip Southern Daily.


southerndaily.com
Selama menjalani operasi, Mr Li diminta memainkan gitar, sebagai proses untuk memulihkan kembali kemampuannya bermain gitar yang sudah hilang sejak 1990 akibat terkena distonia.

Menurut Cai saat ini Li telah mendapatkan 80 persen penggunaan otot-otot di jari-jarinya, sedangkan 20 persen sisanya akan normal kembali dari waktu ke waktu.

Itu hanya ketujuh kalinya seperti prosedur yang kompleks untuk menyembuhkan distonia dilakukan, kata laporan itu, menambahkan bahwa itu adalah operasi yang pertama dilakukan oleh ahli bedah di Cina. (priyo suwarno)

Penulis: Priyo Suwarno
Editor: Priyo Suwarno
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help