Darurat Narkoba

Gaji di Perusahaan Tambang Belum Memuaskan, Pria Ini Nyambi Jual Sabu

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi, yakni 1 poket sabu seberat 4,65 gram, 1 unit motor dan beberapa ponsel.

Gaji di Perusahaan Tambang Belum Memuaskan, Pria Ini Nyambi Jual Sabu
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Wismar (2 dari kanan) bersama dengan pelaku lainnya saat hendak dimintai keterangan oleh penyidik Satreskoba Polresta Samarinda, Jumat (12/2/2016) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Merasa tidak puas dengan gaji yang diterimanya, bapak satu orang anak ini nyambi jualan sabu dengan keuntungan sekali mengantar sabu sebesar Rp 50 ribu.

Wismar (25) warga jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda Seberang ini sempat melakukan perlawanan saat dirinya hendak diamankan oleh jajaran kepolisian Satreskoba Polresta Samarinda, pada kamis (11/2/2016) kemarin, sekitar pukul 23.00 Wita di Jalan Ulin atau tepatnya di Pasar Kedondong.

Pria yang bekerja di salah satu perusahaan tambang batu bara di kawasan Bantuas ini mengaku, jual sabu hanya untuk tambah-tambah uang kebutuhan sehari-hari. Padahal Wismar memiliki pekerjaan dengan gaji pokok sebulannya sebesar Rp 2,1 juta.

"Cukup saja gaji itu, saya hanya tukang antar saja, tapi setiap kali saya disuruh antar, sabu itu harganya saya naikan lagi, saya naikan harganya Rp 50 ribu," tuturnya, Jumat (12/2/2016).

Baca: Simpan Sabu 22,10 Gram, Abe Diduga Penjual Narkoba

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi, yakni 1 poket sabu seberat 4,65 gram, 1 unit motor dan beberapa ponsel.

"Saat ditangkap, saya tidak sendirian, ada teman saya yang berhasil kabur. Saat itu saya mau antar sabu yang dipesan oleh seorang wanita yang tinggal di sekitar tempat saya tertangkap," tambahnya. (*)

dan Klik Saja Follow @tribunkaltim serta Tonton Video YoutubeTribunKaltim

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help